Pertimbangan Awal Memelihara Guinea Pig (MUST READ!)

Posted: August 2, 2010 in What Must You Know First

pertimbangan awal ini sangat penting di baca untuk newbi di dunia per GPan… maksudnya jangan sampe nanti di tengah jalan akhirnya males, or ngerasa gag cocok melihara GP… jadii… sebelum beli, mending dipikir-pikir dulu… kasian GP nya nanti, kalo di tengah jalan harus di hibah atau di jual….  :(

SEBELUM MEMBELI GUINEA PIG
Memelihara guinea pig adalah hal yang gampang-gampang susah. Butuh banyak kesabaran didalamnya dan dituntut adanya waktu luang untuk lebih mengenal guinea pig. Banyak orang yang terburu-buru membeli guinea pig pada akhirnya menyerah karena ketidaksabaran pet owner itu sendiri, alhasil banyak kasus dimana guinea pig akhirnya dijual kembali,ditelantarkan, atau malah dibuang. Sementara sebagian lagi bermasalah dengan kurang mengertinya si pemelihara tentang perawatan guinea pig, sehingga si pemelihara kaget ketika sudah terlanjur membeli guinea pig dan melihat pemeliharaan standar guinea pig. Sebelum membeli guinea pig, ada baiknya calon pet owner mempertimbangkan hal-hal dibawah ini untuk menghindari hal-hal tersebut:
– Sanggupkah menjalani 7 tahun perawatan guinea pig setiap harinya.
– Sanggupkah menjalani 7 tahun membersihkan kandang guinea pig.
– Sanggupkah menjalani 7 tahun membeli hay, sayur, pellet dan juga bedding untuk guinea pig Anda.
– Sanggupkah membiayai perawatan guinea pig Anda ketika sakit
– Sanggupkah Anda mengatur waktu untuk menemani guinea pig anda bermain
– Sanggupkah Anda mengatur bagaimana perawatan guinea pig Anda ketika Anda pulang kampung (buat yang kerja ato kuliah diluar kota)
– Sanggupkah Anda mengatur bagaimana membawa guinea pig Anda pindahan ketika suatu waktu Anda dihadapkan pada keadaan yang mengharuskan Anda pindah rumah/kontrakan/kost.
– Apa tujuan Anda membeli guinea pig, apakah untuk dibreeding ataukah hanya sebagai hewan peliharaan. Keputusan ini akan mempengaruhi hidup Anda bersama guinea pig Anda selama 7 tahun mendatang termasuk cara perawatan guinea pig. Banyak orang yang tidak menyadari bahwa memelihara sepasang GP dapat berakhir pada overpopulasi. Biasanya overpopulasi menjadi trigger bagi seseorang untuk melepas GP2nya karena merasa bosan dan berada dibawah tekanan biaya, waktu dan tempat.

– Adakah peliharaan lain di rumah Anda yang kira-kira berbahaya bagi GP? Bila ada, apa antisipasi Anda agar GP Anda aman dari peliharaan Anda yang lain.

– Adakah anak kecil di sekeliling Anda?

– Bagaimana jika suatu saat kondisi Anda berubah, misalnya Anda lulus kuliah, bekerja, menikah, mempunyai anak, atau mungkin bangkrut? Apa yang akan Anda lakukan dengan GP2 Anda?
–  Dimanakah Anda tinggal? Apakah kostan, kontrakan, rumah sendiri, bagaimanakah situasinya? Apakah ada orang-orang yang tidak setuju/akan tidak setuju dengan kehadiran GP Anda? Hal-hal seperti ini sangat berpengaruh bagi GP Anda.

– Bagaimanakah GP Anda nantinya ditempatkan? Di halamankah? Indoorkah? Seberapa luas area yang sanggup Anda sisihkan untuk membuat “rumah” bagi GP Anda?

-Yang paling penting : Sanggupkah Anda memberikan perawatan, kandang, makanan, dan kasih sayang yang dibutuhkan oleh guinea pig Anda. GP adalah hewan yang memiliki keterikatan emosional dengan pemiliknya. GP bisa menjadi hewan yang amat sangat manja.  Butuh persiapan banyak sebelum memelihara GP. Tidak hanya biaya tetapi juga waktu untuk menemani GP bermain.(sebagian dikutip dari cavyspirit.com)

Pertanyaan-pertanyaan tersebut mungkin terlihat berlebihan bagi sebagian orang, banyak yang malah berpikir “Masalah-masalah kaya gitu nanti2 aja deh mikirnya…masih jauh…” Tapi besar kemungkinan GP2 Anda akan terus bersama Anda selama 7-8 tahun, dan hal-hal diatas adalah hal-hal yang amat sangat mungkin terjadi dalam kurun waktu 7-8 tahun. Jadi, sekaranglah saat yang tepat untuk berpikir jernih dan memutuskannya dengan tepat…


SAYA UDAH MERASA SAYA SIAP, LALU PERTIMBANGAN APA LAGI YANG HARUS SAYA PIKIRKAN?
Sebagian besar orang terlalu terburu-buru ketika membeli GP, mereka lupa bahwa tidak semua GP sama. GP memiliki breeds yang beragam. Dan masing-masing orang memiliki preferensinya tentang jenis GP yang paling mereka suka. Jadi langkah selanjutnya :
Pertimbangkan breed GP yang paling Anda suka. Pilih breed yang paling Anda suka. Jangan pernah berpikir “Sekarang beli aja yang ini dulu, nanti kalo dapet breed yg saya suka baru diganti ma yang baru” atau “Ah, breed yg saya suka mahal banget harganya, sekarang yang ini dulu aja nanti kalo ada duit baru beli breed yg saya suka”. INGAT! GP ITU HEWAN BUKAN BAJU! SECARA FISIK ANDA BISA MENGANGGAP SALAH SATU ATAU BEBERAPA BREED DENGAN KATA BAGUS ATAU JELEK! TAPI MEREKA SAMA-SAMA MEMILIKI PERASAAN, JADI HARGAI ITU!  GP memiliki kedekatan emosional dengan pemiliknya, dan mereka hanya memiliki Anda sebagai sahabatnya.
Ketika seseorang berpikir demikian dan menganggap remeh permasalahan breeds GP, umumnya GP-GP yang mereka beli karena kesalahan mereka sendiri akan berakhir dengan :
– dijual karena merasa tidak cocok
– dipelihara juga, tetapi dengan perlakuan yang tidak adil
Kasus seperti ini sudah amat sangat banyak dan sering terjadi. Hewan bukanlah untuk percobaan, melakukan hal ini sama saja dengan ketika Anda memutuskan untuk memiliki anak sebanyak mungkin, kemudian Anda menyeleksi mereka. Anak yang tidak sesuai dengan kemauan Anda lalu Anda jual/hibah ke orang lain. Kasus seperti ini umumnya terjadi pada breed abyssinian dan american. Banyak yang ketika sudah memelihara sekian lama, kemudian mengeluh “Aduh koq ternyata ada breed yang lebih bagus ya,  pengen punya yang itu”. Pernyataan seperti itu biasanya berujung pada penjualan/hibah GP ke pihak lain, dan setelah GP2nya *tersingkir* (saya menggunakan kata tersingkir karena memang niat menjual/hibah untuk menyingkirkan GP) mereka akan membeli GP baru yang sesuai dengan keinginan mereka. Jadi ini murni kesalahan owner sendiri. Apabila mereka sedikit mau repot dan mempertimbangkan breed apa yang sebenarnya mereka inginkan sejak awal, tidak akan ada penyesalan dan niat untuk menyingkirkan GP2nya di diri mereka. Jadi pertimbangkan baik-baik!

ANGGARAN DANA
Sebelum Anda membeli guinea pig, sebaiknya Anda telah menyiapkan anggaran dana khusus untuk keperluan guinea pig yang akan Anda beli setidaknya untuk satu-dua bulan ke depan. Hal ini dikarenakan banyaknya pengeluaran tak terduga yang mungkin harus dikeluarkan. Berikut ini saya akan memberi gambaran mengenai apa saja yang harus dipersiapkan untuk guinea pig Anda :
– Kandang (sebaiknya gunakan kandang impraboard dengan ukuran yang memenuhi standar)
– Tempat makan
– Botol/mangkuk minum
– Hidey
– Bedding
– Hay/rumput
– Sayuran
– Pellet
– Shampoo puppy/kitten (bisa juga menggunakan shampoo baby tapi tidak dianjurkan karena dapat membuat kulit GP kering)
– Anggaran dana tambahan untuk vet (pemeriksaan awal untuk mengantisipasi adanya penyakit)

PENGELUARAN SETIAP BULAN
Pemeliharaan guinea pig yang sesuai standar termasuk pemeliharaan yang middle-high maintenance. GP adalah hewan herbivora yang proses pencernaannya cepat, jadi membutuhkan asupan makanan setiap waktu, pemberian hay/rumput unlimited adalah pilihan yang tepat karena hay itu makanan yang berserat tinggi, tapi nilai gizinya sedikit. Pemberian sayur yang bervariasi tiap harinya, unlimited hay/rumput, pellet yang berkualitas, dan paprika/vitamin C tablet sebagai sumber vitamin C-nya menjadi permasalahan utama yang biasa ditemui GPL (terutama unlimited hay). Sebagai gambaran, saya yang memiliki 4 ekor GP, per minggunya mengeluarkan sekitar 170ribu (80ribu untuk hay, 60ribu untuk sayur dan 30ribu untuk pellet). Pengeluaran untuk bedding kira-kira 60ribu per 2-4 minggu.

PERSIAPAN KANDANG
GP membutuhkan tempat bermain yang cukup luas, makanya kandang yang dibutuhkannya juga harus luas. Kandang untuk 2 ekor GP yang sesuai standar adalah 127x76cm dengan alas yang datar (bukan berjeruji!). Tinggi kandang standar 35cm, namun ada beberapa GPL yang tinggi kandangnya 26cm menyatakan kalau tidak pernah bermasalah dengan tinggi kandangnya.
Banyak yang bertanya mengapa kebutuhan kandang GP yang badannya kecil justru ukurannya lebih besar dari kandang anjing/kucing? Mari coba kita balik pertanyaannya, sanggupkan Anda apabila GPnya berada diluar kandangnya sesering anjing/kucing Anda dan membiarkan GP Anda berkeliaran bebas di rumah sama seperti anjing/kucing sementara GP adalah hewan yang tidak mudah untuk di litter train, pup dan pee sepanjang hari? Wajar dan adilkah bila Anda memberikan area seluas rumah Anda untuk anjing/kucing Anda, tapi hanya memberikan area seluas 60×40 untuk GP Anda? GP akan menghabiskan sebagian besar waktunya didalam kandang. Mereka bermain, tidur, pup dan pee disitu, bagaimana rasanya apabila kita ditempatkan di kamar 2×3 sepanjang hari, tidur, makan, pup, dan pee disitu dan hanya diberikan waktu keluar sekitar 2 jam/hari?

KEHIDUPAN GUINEA PIG
Meskipun guinea pig di alam liar sudah tidak ada, namun secara garis besar guinea pig hidup secara berkelompok. Mereka hidup di atas tanah dan menyukai tempat-tempat yang memiliki privasi dan aman dari predator. Karena GP menduduki strata terendah pada piramida makanan, tidak heran apabila sifat waspada sudah menjadi insting dasar pada GP. GP tidak mudah didekati karena sifat waspadanya ini. Butuh waktu lama untuk meyakinkan GP bahwa kita tidak berbahaya.
Guinea pig memiliki sifat dominan, artinya dalam sebuah kelompok guinea pig, ada satu GP yang dituakan dan berfungsi sebagai leader. Nantinya leader (sebut saja si dominan) inilah yang “berhak” atas daerah kekuasaannya dan GP2 lain yang hidup dalam kelompok si dominan tadi harus patuh kepada si dominan. Bukan tidak mungkin salah satu dari GP yang tertindas ini suatu saat akan memberontak dan melawan si dominan. Dan ketika ternyata si tertindas tadi menang dari si dominan, si dominan harus rela menyerahkan kepemimpinannya dan rela dipimpin oleh si tertindas tadi bersama teman2nya yang lain.
GP senang bermain bersama dengan teman-temannya, biasanya mereka suka main kejar-kejaran atau “follow the leader” (dimana GP yang lain berjalan mengikuti salah satu GP).
Guinea pig berbeda dengan hewan-hewan peliharaan lainnya, disaat hewan-hewan peliharaan lain bisa tertidur lelap hingga berjam-jam. GP tidur hanya sekitar 15-20 menit/istirahat tapi sering, setelah itu mereka melakukan aktivitasnya lagi. GP yang baru dipelihara biasanya beristirahat dengan mata terbuka, hal ini didorong sifat waspada akan adanya predator.

SATU/DUA GP?
Apabila kita lihat dari kehidupan GP, sudah terlihat jelas bahwa 2 ekor GP atau lebih jauh lebih baik daripada GP yang dipelihara sendiri. GP membutuhkan teman, dan teman terbaik bagi seekor GP adalah seekor/beberapa GP lain. Alasannya karena waktu istirahat GP yang singkat, berarti GP tersebut juga memiliki waktu beraktivitas yang panjang. Sebagai pemilik, kita tidak mungkin menemani GP bermain sepanjang waktu. Ketika kita tidak bersama GP kita, ada kemungkinan GP kita akan kesepian.

BREEDING/PET OWNER
Pada kasus GP sebenarnya antara breeding dan pet owner seharusnya dibedakan, karena GP adalah hewan yang middle-high maintenance. Breeder GP yang baik yang tetap memperhatikan kesejahteraan GP membutuhkan lahan yang luas dan layak untuk GP, makanan yang memenuhi syarat (unlimited rumput/hay, sayur dan pellet). Anakan GP yang berjenis kelamin jantan juga sebaiknya dipisahkandangkan setelah masa sapih, dan itu berarti breeder membutuhkan kandang-kandang baru untuk menampung anakan2 tersebut, lengkap dengan perlengkapan-perlengkapannya. Hal ini tentunya membutuhkan biaya yang besar.
Sementara untuk pemelihara, dianjurkan untuk memelihara 2 GP/lebih dengan jenis kelamin yang sama. Hal ini bertujuan untuk menghindari overpopulasi GP. Overpopulasi GP = biaya bertambah. Sebagian besar orang masih berpendapat bahwa memelihara sekaligus membreeding adalah pilihan yang tepat. Pilihan tersebut salah, karena sebenarnya harga jual GP tidak sebanding dengan biaya yang dikeluarkan kecuali bagi orang-orang yang memang mampu menyediakan sendiri (misalnya bikin kandang sendiri, nanam sayur sendiri, bikin pellet sendiri, nyari rumput sendiri). Kalau biayanya tidak mencukupi, biasanya pet owner yang merangkap sebagai breeder kecil akan melakukan penurunan kualitas, baik dengan menggunakan kandang yang tidak layak (kandang kecil, berjeruji, kandang kelinci, atau bahkan diatas tanah), mengurangi makanan (banyak lho breeder yang cuma ngasih makan pellet/rumput doang), atau menurunkan kualitas makanannya (misalnya akhirnya GPnya dibeliin dedak kelapa doang sebagai pengganti pellet). Dengan kualitas perawatan yang seperti ini, apa bisa dihasilkan GP yang berkualitas? Untuk itu sebaiknya putuskan dari sebelum membeli, apakah tujuannya untuk breeding atau hanya memelihara doang, jangan setengah-setengah..

DATA BIOLOGIS GP (BY JOE_ZULFAKAR)

Lama Hidup : 8 tahun atau lebih
Lama Produksi Ekonomis : 1-2 tahun
Lama Hamil : 55-75 hari, rata-rata 68 hari
kimpoi sesudah beranak : 6-20 Jam
Umur Disapih : 14-21 hari
Umur dewasa : 4-5 bulan
Masa kimpoi : Setelah berat mencapai 400 g(jantan dan betina)
Siklus Kelamin : Poliestrus
Siklus Etrus(Birahi) : 16-19 hari
Periode Etrus : 6-11 jam
Perkimpoian : Pada waktu estrus
Ovulasi : rata-rata 10 jam sesudah timbul estrus, spontan
Fertilisasi : 1-15 jam sesudah kimpoi
Berat dewasa : 600-1200 gram(Jantan) ; 600-800 gram(Betina)
Berat Lahir : 75-100 gram(tergantung jumlah anak)
Jumlah anak : rata-rata 2-3 max 4
Perkawinan Kelompok : 20 Ekor betina dengan satu ekor jantan
Aktivitas : Krespuskular (Senja dan Subuh)
Kecepatan Tumbuh : 6,4-6,6 gram per hari

HUNTING GP

Sebagai seorang calon pembeli, kita harus pintar-pintar dalam memilih penjual. Banyak penjual yang menawarkan harga murah tetapi kualitas GP kurang baik/sakit. Akibatnya, kita harus menguras kantung lebih untuk menyembuhkan GP tersebut (adil ga kalau penjualnya yang bikin GPnya sakit, tapi kita yang ngeluarin duit buat nyembuhin GPnya?). Percaya atau tidak, banyak penjual hewan yang memang sengaja menyengsarakan hewannya untuk menimbulkan rasa iba pembeli (taktik marketing). Penjual-penjual di pinggir jalan/kios adalah tempat-tempat yang biasanya menerapkan taktik seperti itu. Haruskah kita membeli GP yang sakit dengan tujuan untuk menyelamatkannya? Tidak, karena dengan membelinya, penjual tersebut akan menjual GP2 sakit lainnya agar pembeli yang iba mau membelinya. Apabila Anda memutuskan untuk membeli di breeder, carilah breeder yang memang memberikan perawatan yang baik kepada GP2 yang dijualnya. Tanyakan mengenai kandangnya, makanan yang diberi, perawatan rutin yang dilakukan, dsb, kalau perlu cek TKP langsung atau minta foto kandang dan makanannya. Secara tidak langsung, ini akan berpengaruh terhadap kesehatan GP yang akan Anda beli.
Selain melihat dari segi kesehatan GPnya, yang harus dipertimbangkan adalah jenis/breed apa yang Anda inginkan. Hal ini penting, karena ketika kita memiliki barang yang kita sukai, secara otomatis kita akan merawatnya baik-baik. Begitu pula dengan GP. Begitu kita memilih breed yang kita suka, pasti akan dirawat dengan baik. Jangan terburu-buru membeli GP yang sebenarnya tidak sesuai dengan keinginan hanya karena “yang penting punya dulu”. Ingat, Anda akan menghabiskan waktu sedikitnya 7 tahun bersama GP Anda.

CARA MEMILIH GP YANG SEHAT :

  1. GPnya aktif/tidak, perhatikan saat berlari, lurus/tidak. Klo larinya tidak lurus/sempoyongan ato muter2/zig zag ga jelas, ada kemungkinan sakit.
  2. Matanya jernih dan bening/tidak, belekan/tidak, di sekitar matanya ada sesuatu yang mencurigakan/tidak (penampakan seperti ketombe misalnya bisa jadi indikasi klo GPnya kena jamur). Mata yang buram/keabu-abuan bisa jadi indikasi GPnya rabun
  3. Hidungnya basah ga, bersih ga, ada luka ga, ada jamur ga.
  4. Nafasnya berbunyi ga, GP normal nafasnya ga berbunyi
  5. Liat kulitnya, bersih ga, kaya ada ketombenya ga, ada kutunya ga, ada luka ato pitak ga
  6. Liat telinganya, bentuknya rapi ga (klo telinganya bentuknya ga rata biasanya ada kemungkinan scabies), ada bulu di telinganya ga (GP normal punya bulu sedikit di telinganya), ada ketombe ga
  7. Liat pantatnya, pantatnya kotor ga, biasanya pantat yang kotor bisa jadi karena GPnya diare
  8. Liat giginya, gigi normal GP harusnya gigi atas berada didepan gigi belakang, klo kebalik ato bentuknya ga normal sebaiknya jangan dibeli
  9. Liat kakinya, ada keanehan ga. Ada GP yang memang mempunyai spurs (liat tentang spurs di daftar isi halaman pertama), dan itu ga berbahaya, hanya memang patut dipertimbangkan mengingat spurs itu ada kemungkinan muncul lagi dan harus dicabut.
  10. Liat kelaminnya, sebaiknya jangan salah beli. Pilih kelamin yang sesuai ma keinginan
  11. Liat putingnya (terutama klo yang betina) klo ada putih-putih kaya ketombe pada putingnya ditakutkan memiliki ovarian cyst. Botak di bagian kiri-kanan badannya juga bisa jadi indikasi ovarian cyst.
  12. Liat kandang tempat dia dibesarkan, ada GP yang sakit ga. Kemungkinan untuk tertular oleh temannya yang sakit cukup besar.
  13. Liat bentuk dan warna kotoran pada kandangnya, bentuk pup GP harusnya cukup padat dan berbentuk lonjong (ada kemungkinan sedikit basah), tapi bukan yang hancur/lembek seperti kotoran kucing/ayam. Klo ada darah di sekitar kotorannya atau pee-nya itu patut dicurigai.

SARAN MEMBELI GP :

  • Carilah info yang cukup mengenai GP agar tidak tertipu
  • Belilah pada breeder yang terpercaya dan peduli pada kesejahteraan GP
  • Pilih tujuan memelihara GP, untuk dipelihara/breeding
  • Pilih breed yang paling disukai
  • Sering-seringlah bertanya sebelum membeli, itu akan membantu Anda memutuskan apakah si penjual adalah penjual yang baik/tidak
  • Perhatikan perkiraan usia, gerak gerik dan kesehatan GP yang akan dibeli
  • Pintar-pintarlah menawar, membandingkan harga dan kualitas.
  • Ketika membeli di pasar hewan, usahakan jangan pakai kata “guinea pig” tapi pakai kata marmut. Begitu penjual tahu Anda mengenal guinea pig, dia akan berasumsi kalau Anda sudah tau bahwa harga GP itu lumayan mahal, akhirnya nanti harganya dimahalin.
Comments
  1. harsoyo says:

    harga GP brpan y rata2? tergantung breed ny y? GP ada yg sprt anjing ga, mksd ny tuh bkn breed, tapi campuran alias kampung?😀

    di jakarta selatan, dmn tempat utk beli dan pilih breed GP yg byk jenis ny? thx yaaaa..

  2. Untuk di Indonesia, saya belum berani bilang ada yang benar-benar pure breed. Menurut saya, GP di Indonesia hampir seluruhnya adalah campuran (mixbreed) karena memang belum ada sertifikasi untuk GP. Kalau di luar, sudah ada sertifikasi resmi yang dikeluarkan untuk menunjukkan silsilah GP (sama seperti anjing dan kucing di Indonesia).

  3. dinda says:

    halo, apa ada referensi untuk pembelian kandang dan keperluan GP di sekitar kelapa gading? thx..

    • Kalo untuk daerah Kelapa Gading mungkin bisa ditanyakan ke langsung di thread GPL-Kaskus karena saya pribadi selaku penyusun blog GPL tidak tahu tepatnya dimana tempat-tempat membeli keperluan GP di sekitar Kelapa Gading🙂

  4. chris says:

    thanks ya sharing an nya!

  5. penyakit GP tu pa ja sih..??

    • Banyak jenis penyakit yg bisa menyerang GP, tapi pada umumnya penyakit yg menyerang GP adalah penyakit kulit baik yg disebabkan oleh fungus maupun parasit (kutu, lice, scabies); URI; UTI; diare, dan kembung. Penjelasan lebih lanjut mengenai berbagai penyakit pada guinea pig bisa dibaca disini : http://www.guinealynx.info

  6. candra says:

    Tau yg jual marmut d samarinda,kalimantan timur nga ?

  7. RJ says:

    Kalo jenis buat pemula itu biasanya apa?
    Soalnya aku lg rajin bnget browse ttg GP ni….
    Mohon jawabannya ya….

    • Kami menganggap bahwa hampir semua guinea pig yg terdapat di Indonesia pada dasarnya memiliki perawatan yang sama. Perbedaannya hanya pada perawatan bulunya, dimana pada guinea pig long haired disarankan untuk sering menyisir bulu agar tetap indah. Untuk perawatan lainnya, tidak ada perbedaan.

      Makanya, kami selalu menyarankan kepada calon owner untuk memilih jenis GP apapun yg disukainya, karena biasanya kalau kita suka terhadap sesuatu, kita akan cenderung lebih merawatnya dengan sepenuh hati🙂

  8. bonnie says:

    ak mau tau
    -gp yang sering di jual di indonesai jenis apa aja?
    -klo yg teddy ada gk?
    -biasax hargax (teddy) berapa?
    -klo hargax yg amerika?
    -trus gmn cara ngebedaai gp ma marmut? (yang paling gampang dan yang paling mujarab, soalx kmaren ktipu)
    soryy kbanyakan nanya,,,
    msih nubie czx…

    • Saya coba bantu jawab ya sis🙂

      – GP yg sering dijual di Indonesia adalah American dan Abyssinian, tapi 3 tahun terakhir jenis Peruvian, Sheltie dan Texel juga sudah mulai banyak dijual. Ada beberapa yang menjual teddy, himalayan dan rex tapi masih sangat jarang. Untuk Texel, Teddy, Rex dan Himalayan harganya masih sangat mahal. Oh ya, kelupaan…kalo ga salah ada jg yg udah mulai jual coronet🙂

      – Untuk pasaran harga american, biasanya sekitar 30-70ribu. Kalo di pasar tradisional bahkan ada yg jual sampe 5ribu rupiah. Tapi kualitas dan kemungkinan penyakit juga jelas berbeda. Untuk Teddy saya kurang tau krn udah lama juga ga mantau perkembangan pasar guinea pig.

      – Guinea Pig di Indonesia juga dikenal sebagai marmut. Meskipun kalo dari segi kata menurut bahasa ilmiah, keduanya merupakan jenis hewan yang berbeda : guinea pig = genus cavia, sementara marmut = genus marmota. Dari penampakannya juga berbeda :
      ini adalah guinea pig : http://www.apbc.org.uk/sites/default/files/images/guinea_pig_crop.jpg
      ini adalah marmut : http://www.citypictures.org/data/media/192/Alpine_Marmot_Hohe_Tauern_National_Park_Austria.jpg

  9. bonnie says:

    harga gp yg america ma teddy itu brp an sih?

  10. nidya says:

    sorry nih mau tanya sebelum beli GP😀
    ada ngga penyakit GP yg bisa menular ke manusia? tokso misalnya?
    thanks before

    • Penyakit yang umum terjadi pada GP yang mungkin menular pada manusia adalah ringworm, sementara kalau penyakit seperti tokso, sangat jarang terjadi apabila GPnya dirawat dan diberi makan dengan cara yang benar.
      Pada dasarnya, hewan mamalia pasti akan memiliki kemungkinan tertular toksoplasma, begitupula dengan GP. Tapi bukan berarti hal ini tidak dapat dicegah, dengan mengetahui bagaimana proses penularan toksoplasma kita bisa mencegah penularan toksoplasma ke peliharaan kita – tidak hanya GP
      Seingat saya (sedikit lupa, tapi nanti coba sis googling tentang penularan toksoplasma ke pet), penularan toksoplasma itu terjadi melalui 3 hal : janin, memakan bangkai/daging hewan yang tidak bersih dan tertular toksoplasma, menyentuh kotoran hewan yang terjangkit toksoplasma (hal ini termasuk mengkonsumsi makanan yang sebelumnya telah tersentuh oleh kotoran hewan yang terjangkit toksoplasma).
      Dari kemungkinan-kemungkinan diatas, penularan toksoplasma ke GP paling mungkin ditularkan melalui hal ketiga, dimana GP mengkonsumsi makanan (berupa sayur atau rumput), yang sebelumnya telah tersentuh oleh kotoran hewan yang terjangkit toksoplasma. Makanya, di GPL selalu disarankan untuk mencuci terlebih dahulu sayur dan rumput yang akan diberikan kepada GP, selain menghindari zat2 berbahaya yang mungkin meracuni GP (misal bekas pestisida dan bahan kimia lainnya) juga untuk menghindari penularan toksoplasma ke GP.

      Sejauh ini sbelum saya temukan ada report yang mengatakan ada manusia yang tertular toksoplasma karena guinea pig🙂

  11. chi_yagami says:

    saya ingin sekali pelihara GP… di rumah sudah ada kandang anjing… gede sih… bekasnya mini pom sya yg hilang… kira-kira bagus ngga ditempatin di sana?
    trus yang saya takutkan dari memelihara GP itu kotorannya… karena rumah saya agak tertutup dan kandangnyapun ada di dalam rumah… apa kira-kira kotorannya bau sekali? bagaimana cara mengatasinya?

    • Coba ukur dulu bekas kandang mini pom-nya, kalau sudah sesuai dengan standar ukuran kandang yang baik baru bisa digunakan, kalau belum ya sebaiknya tidak digunakan atau mungkin kandang tsb bisa digunakan tetapi hanya sebagai tambahan (add ons) saja.

      Sebenarnya semakin besar kandang semakin tidak akan bau, karena kotoran tidak akan menumpuk di satu tempat. Penggunaan bedding yang baik juga sangat berpengaruh. Dan mungkin untuk area kandang, bisa ditempatkan di area yang sirkulasi udaranya baik.

  12. Nio says:

    Gp boleh disatuin gak sama kelinci? soalnya aku lihat di toko disatuin ,terimakasih.

  13. boleh tidak kalau mengawinkan breed berbeda?? misal american sama peruvian?

    kalo untuk di tenak dan di jual apa salah???apakah ada undang2nya .mkshgan :sekedar bertanya sharing

    • Halo bro alfian, akhirnya blog GPL dibaca juga😀

      Mengenai pertanyaan ttg breeding, tidak bisa kami jawab. Karena memang GPL adalah forum non breeding (peraturan di grup FB, trit Kaskus, dan blog ini pada dasarnya sama).

      Mengenai pertanyaan ttg undang2 dan filosofi GPL itu adalah dua hal yg berbeda. Sama seperti kalau bro bertanya kenapa ada orang yg memilih menjadi vegetarian, apakah ada undang2nya kalo orang makan daging? Jawabannya tentu tidak ada bukan? Tidak ada undang2 mengenai vegetarian, tapi beberapa orang memilih menjadi vegetarian karena filosofi dan pahamnya yang menganggap bahwa menjadi vegetarian lebih baik daripada memakan daging. Begitupula dgn GPL, kami memilih menjadi forum dan blog anti breeding karena pemahaman dan filosofi kami yang menganggap merawat GP sebagai pet akan jauh lebih menguntungkan (bagi GP dan ownernya) dan jauh lebih mensejahterakan GP.

  14. gp jenis apa yang bisa dipelihara bagi pemula

  15. DIKA says:

    dalam sebulan kira kira untuk pembiayaan makanan, rumput dll kira kira butuh budget berapa ya? maklum anak sekolah🙂

    trus di rumah ane juga ada kucing (punya nyokap) kira kira gimana ya yang bakalan terjadi?

    • Terus terang GP bukan hewan yang low budget (bahkan menurut saya ga ada pet yg low budget :p). Untuk per ekor kemungkinan butuh sekitar 125-250ribu, tergantung area dan ketersediaan makanan dan perlengkapan GP. Biaya tersebut digunakan untuk membeli keperluan GP terutama makanan, dimana makanan GP yg wajib adalah : unlimited hay, 1 cup variasi sayuran yg baik (bisa dilihat di subkategori ttg makanan di blog ini), dan juga 1-2 sendok makan pellet per hari (pellet yg direkomendasi GPL juga telah tertulis di subkategori makanan). Kebutuhan lain yg harus disiapkan adalah fleece, handuk/kain2 penyerap air, dan impraboard sebagai material2 untuk kandangnya. Kebutuhan2 ini (dan mungkin jg beberapa obat2an) sebaiknya disiapkan sebelum GPnya datang, jadi pada saat GP sudah ada di rumah, owner hanya perlu membeli kebutuhan2 makanan saja karena perlengkapan lainnya sudah tersedia.

      Untuk kucing, tergantung pada karakter GP dan kucingnya. Pada dasarnya kucing adalah predator bagi GP, tetapi ada kucing yg justru suka bermain dgn GP (dengan pengawasan owner, tentunya).

  16. Vincent Hung says:

    Tau gak tinggi rata” american gp ?

  17. Gunawan Kartajaya says:

    Saya tertarik dengan guinea pig ini, apakah Guinea Pigs Lover menyediakan hewan ini ?
    Saya tertarik dengan yg berbulu pendek.
    Terima kasih,
    Gunawan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s