GPL Manifesto

Posted: December 3, 2011 in About Us

We declare it to say that “Guinea Pig Lovers” as one of Guinea Pig owner communities in Indonesia.

Dear GPL yang manis-manis…

dengan pernyataan ini kita mau ngumumin aja dari GPL Kaskus bahwa:

- informasi yang kami berikan mengenai GP hanya dapat didapat dari sesama GPL Kaskus serta blog GPL yaitu :

http://guineapigsloverindonesia.wordpress.com/

Semua hal yang kami share kami dapat dari cara perawatan GP di luar negeri dengan website yang bisa GPL kunjungi sendiri yaitu:
1. www.guineapigcages.com
2. www.guinealynx.info

*)sehingga semua hal yang dari website tersebut akan kami pertanggung jawabkan disini dan tentunya menjadi panduan kami untuk membantu GPL semua.

**)Bila ada info-info yang GPL dapatkan dari luar sumber tersebut, adalah di luar tanggung jawab dari GPL Kaskus disini. Namun GPL bisa share info-info tersebut disini dan bertanya akan pendapat kami para GPL.

Namun bila GPL menginginkan untuk menerapkan info tersebut secara langsung dengan GP GPL sendiri, kami persilahkan asalkan GPL sudah siap akan resiko yang terjadi baik itu resiko baik ataupun buruk ->>  Karena pada dasarnya GPL disini adalah untuk saling share akan perawatan GP dari masing-masing owner namun tetap kami akan membantu nubie untuk menyesuaikan diri dengan GP-nya masing-masing berdasarkan referensi tersebut.

- Bila ada info yang GPL disini tidak tahu, kami dari GPL Kaskus akan membantu GPL untuk berhubungan dengan GP2 owner di web tersebut dan menanyakan mengenai apa yang GPL2 ingin tanyakan. (Dan apabila kami tidak mendapatkan jawabannya di web2 tersebut, kami akan mencoba mencarikannya melalui website-website lain dan sumber-sumber lainnya seperti buku bahkan mungkin bertanya ke vet atau ahli lainnya).

- Bila GPL menemukan referensi baru dari sumber web terpercaya dan menginginkannya menshare dengan GPL, GPL dapat menshare kepada kami berdasarkan sumber tersebut sehingga apa yang baik untuk GP kita bisa sama-sama mengusahakannya bukan?

Jika ada GPL yang bingung mengapa standar perawatan ada yg berbeda, kami berpendapat masing-masing owner tentunya akan punya cara perawatan beda-beda… Tergantung mereka mengadaptasi darimana (beda Negara, beda mengadaptasinya)
Bahkan di dalam GPL-pun ada yang berbeda-beda di antara para perawat GP namun kami tetap berpatokan pada standar yang ada yaitu berasal dari website-website tersebut.
Dan setiap komunitas lain pecinta Guinea Pig, kami hormati cara penanganan mereka terhadap GP sama seperti mereka menghormati kami dengan cara perawatan kami yang didasarkan atas website tersebut.

Seperti musik dengan banyak aliran,
mungkin kami bisa dibilang aliran musik klasik
sedangkan komunitas2 lain adalah aliran musik pop, new age, rock, dll
Tapi semuanya berjudul pecinta musik
dan saling menghormati peraturan dan aliran masing-masing.
Begitu pula yang terjadi dengan komunitas pecinta GP…
Kami menaruh respect/hormat kami pada semua komunitas GP lain yang ada di Indonesia.

Sekian pertanyaan eh… 
PERNYATAAN kami
Terimakasih banyak

Quote:
A manifesto is a public declaration of principles and intentions, often political in nature. Manifestos relating to religious belief are generally referred to as a creed. -Wikipedia.orgManifesto adalah deklarasi publik dari prinsip-prinsip dan intensi dan lebih bersifat politis. Manifesto berkaitan dengan kepercayaan religius yang dianggap suatu kepercayaan tersendiri.

GPL Rules And Guidelines

Posted: December 3, 2011 in About Us
Quote:
1.CINTAI DAN SAYANGI GUINEA PIG SEBAGAI MAKHLUK HIDUP dan sebagai teman kehidupan Anda. Bukan sebagai makhluk koleksi berbulu Anda atau penghias halaman rumah Anda atau pemenuh obsesi Anda untuk berdagang mencari uang atau untuk memenuhi obsesi Anda melihat anak GP.

Quote:
a.Tidak ada perawatan asal-asalan yang diberikan bagi sesuatu yang Anda tidak sayang, bukan?
dan tdk ada resiko buruk yang Anda inginkan untuk sesuatu yang Anda sayangi, bukan?
b. Tidak ada asal-asalan mencari dokter hewan dekat rumah (yang belum tentu cavy savy) hanya karena Anda malas keluar uang atau tenaga untuk sesuatu yang Anda sayangi, bukan?
Quote:
2.HORMATI thread GPL sebagai thread yang berusaha memberikan petunjuk perawatan yang benar akan Guinea Pig di Indonesia (berdasarkan referensi perawatan di luar negeri).

Quote:
a.Segala bentuk petunjuk yang diberikan di GPL akan dibantu dan dipantau oleh para GPL COUNSELOR yang akan menjaga isi tanya jawab dari GPL.

Quote:
HORMATI GPL yg berusaha menolong Anda. GPL disini meluangkan waktu ditengah-tengah kesibukannya masing-masing hanya untuk mencari, mengumpulkan, menyortir, merangkum segala info di website-website maupun di buku-buku agar dapat memberikan jawaban yang terbaik bagi Anda dan melakukannya dengan sukarela. Jawaban yang akan kami berikan mungkin bukanlah jawaban yang anda ingin dengar. Tapi sadari bahwa jawaban itulah yang mungkin memang GP Anda butuhkan.

b.[Warning] Jika ada yang merasa bahwa perawatan atau saran yang diberikan di GPL itu kaku atau terlalu sulit dan memaksa membawa cara sendiri, semua RESIKO TIDAK DITANGGUNG GPL.

GPL hanya akan memberikan saran mengenai BASIC perawatan yang benar serta perawatan untuk GP yang sakit yang masih dalam pengetahuan GPL. Untuk sesuatu yang di luar pengetahuan GPL, silahkan cari cavy savy vet.

Quote:
3.BACALAH BLOG GPL sebelum menanyakan hal yang sudah dijawab berulang-ulang (Makanan wajib GP, Standar kandang, dsb).

Quote:
a.Karena blog tersebut sudah kami sortir isinya dan kami pertanggung jawabkan.
b.Tanpa membaca blog, Anda tidak akan pernah mengerti mengapa standar perawatan GPL terlihat seolah rumit dan ketat :). Tak kenal maka tak sayang bukan?
Quote:
4.WAJIB AKTIF & MEMBERIKAN SARAN yang baik dan benar berdasarkan sumber-sumber yang dipercaya yang telah terbukti menjaga GP-nya dengan baik.

Quote:
a. Sumber yang baik bukanlah :

i.Diri Anda sendiri yang biasa memberi hal-hal terlarang untuk GP (misal:dikasi makan sayur Kangkung segaban) atau melakukan hal-hal terlarang dengan GP Anda (misal:diberi kandang beralas kawat) dan ngotot GP Anda baik-baik saja. Karena kita tahu GP Anda PASTI akan kenapa-kenapa (dalam waktu dekat atau sedikit lebih lama)

Quote:
[WARNING] Jika Anda menginginkan melakukan hal tersebut dengan GP Anda, kami persilahkan karena GP tersebut adalah milik Anda dan hak Anda. But please kindly jangan meminta orang lain melakukan hal yang sama dengan Anda.

ii.Owner lain (dalam atau luar negeri) atau breeder yang memelihara banyak GP dalam waktu puluhan tahun tapi hingga sekarang kalian belum melihat GP-nya yang berumur 5 atau 7 tahun. Umur maksimal GP adl 8-12 thn (terbukti banyak yang pass away di tangan dia bahkan sebelum GP mencapai umur 5 tahun).
iii.Breeder yang tidak tahu bahkan GP-nya hamil atau cara perawatan GP yang benar (disuru mandiin GP tiap hari, boleh makan apapun yang dimakan manusia dll).
iv.Website-website yang memberi informasi simpang siur.

b.GPL COUNSELOR dapat dan mungkin merevisi isi post Anda bila Anda memberi saran pada GPL Lain yang dianggap tidak sesuai dengan perawatan yang baik dan benar untuk GP. Pen-DELETE-an post akan dilakukan bila Anda tidak mendengar peneguran

Quote:
5.GUNAKAN THREAD GPL sebagai sumber bertukar informasi PERAWATAN GP sebagai pet bukan untuk breeding

Quote:
a.Breeding dalam arti: MENGkimpoiKAN dua GP meski bukan untuk breeder atau peternak tapi hal tersebut sudah termasuk BREEDING.
b.Pembicaraan mengenai breeding (Ex: Mau liat cucu dari XXX , Sis, mau dong jadi YYY istri dari XXX, “Gimana ya cara biar GP saya mau dinikahin”) akan segera kami DELETE. Karena pada dasarnya kembali lagi ke rule nomor 1 : GPL adalah thread untuk perawatan serta menyelamatkan GP dan bukan thread DUKUN NIKAH GP atau thread DUKUN BERANAK GP.
Quote:
6.TIDAK ADA POSTING JUAL BELI GP atau titip link jual-beli yang ada di kaskus maupun di luar kaskus, baik yang berhubungan dengan Guinea Pigs (GP) maupun sama sekali tidak ada hubungan dengan GP dengan maksud untuk keuntungan pembuat posting.

Quote:
a. Diperkenankan menyebut lapak atau link yang bertujuan untuk meminta pendapat dan atau keperluan menambah informasi dan wawasan GPL tanpa ada unsur jual-beli yang menguntungkan pembuat posting.
b. Diperkenankan untuk hibah dan atau barter selama mempunyai itikad baik untuk memelihara hewan tersebut dengan baik dan bukan untuk diperjual-belikan kembali. Disarankan utk menghibah kpd anggota GPL yang aktif dan jelas (bukan yang ujug2 datang, trus bilang “hibahin ke saya aja sis”). Tujuannya agar si penghibah bisa ikut memantau juga perkembangan GPnya, dan bisa menilai calon adopter.
c. GP boleh dibarter dengan peralatan dan perlengkapan hewan (apapun itu), tapi tidak boleh dibarter dengan uang (dalam thread ini)

.

Quote:
7. GUNAKAN SPOILER DAN QUOTE untuk setiap reply dan content posting image atau video. Artikel yang dikutip dari luar juga sebaiknya diposting menggunakan spoiler.

Quote:
a. Apabila ada breeder/seller yang mau posting foto GP, sebaiknya posting foto GP milik pribadi, bukan GP yang nantinya akan dijual (takutnya diposting karena ada niat komersil.
Quote:
8.No JUNK, No SARA, No CENDOL, No FLAME, No DRAMA!

Quote:
a.Tukar menukar cendol hny dibahas melalui VM atau PM.
b.DRAMA yang dimaksud disini adalah: Tidak ada pembahasan atau tindak lanjut bagi perdebatan tentang perawatan GP yang saling menyerang secara tidak sehat di dalam thread.

Quote:
Jika ada pihak-pihak yang kurang setuju terhadap suatu posting atau pendapat GPL, silahkan didebat lebih lanjut secara PM dan VM hingga mencapai kesepakatan, jangan bersikap tidak dewasa dengan bertengkar/berdebat di thread dan saling mengata-ngatai atau menyindir!
-> Karena Thread ini bertujuan untuk membangun bersama perawatan GPL, bukan untuk saling serang

Quote:
Terimakasih untuk KEDEWASAAN dan RASA TANGGUNG JAWAB Anda terhadap makhluk hidup bernama Guinea Pig :)
Selamat bergabung and Happy Posting!
Salam NGUIK

Mungkin perlu sedikit dijelaskan kepada semua GPL disini (biar ga ada salah paham) tentang alasan2 kenapa Rangers dan penghuni GPL sangat strict terhadap standar perawatan dan rules di GPL. Tanpa ada maksud mau ngomel2/menegur/marah2/dsb. Ini hanya sekedar tulisan untuk mempertegas seperti apa sih GPL itu, kenapa dibuat se-strict dan seribet ini, kenapa rangersnya galak2, dsb. Tulisan ini saya buat agar kita sama2 mengerti tentang Rangers dan penghuni GPL lainnya :

1. GPL berusaha menerapkan standar perawatan GP yg baik

Quote:
Standar itu bukan dibuat2 oleh kita, tapi memang berasal dari sumber2 yg terpercaya : GPC, GL, dan beberapa buku veterinary. Bagaimana GP owners lainnya menerima hal ini, it’s their problem not ours.

2. GPL memang trit anti breeding, tetapi bukan berarti semua yg posting disini adalah non-breeder.

Quote:
Ada juga koq beberapa breeder yg posting2 dimari, ato bahkan dekat dgn beberapa dari rangers/anak GPL lainnya DAN tetap tidak bermasalah dengan rules GPL. Artinya, pada saat mereka posting di GPL, mereka tetap menghargai dan mengikuti rules yg berlaku.
Untuk masalah kenapa kami memilih untuk non-breeding, kami mempunyai alasan2 yg terlalu panjang untuk dijelaskan disini (mungkin akan saya buat artikel tersendiri khusus membahas ttg hal ini), tapi intinya kami tidak mensupport breeding SAMA SEKALI. So don’t brag about your guinea pig having babies or how to breed more babies in here or anywhere near breeding things. If you want to search for breeding information, please kindly find another forum. There are tons of breeding forum out there.

3. GPL adalah trit edukasi, berdasarkan standar yg telah ditetapkan di luar sana. 

Quote:
Kenapa kita mengikuti standar tsb alasannya adalah karena perawatan GP di Indonesia sebagai Pet termasuknya masih baru di Indonesia (sebelum ini perawatan GP masih banyak yg mengikuti perawatan GP sebagai hewan ternak yg jelas2 berbeda). Makanya kita mengikuti standar luar karena dirasa paling baik. Standar tsb tentunya juga telah melalui berbagai research yg tentunya bertujuan untuk memperbaiki kesejahteraan GP.

4. Trit GPL bukanlah trit diskusi dimana kita memulai research sendiri ttg apa yg terbaik bagi GP tanpa pedoman apapun. 

Quote:
Disini kita bisa berdiskusi dengan tetap berpatokan pada standar yg ada. Misalnya : Pellet Oxbow harganya mahal, trus alternatifnya apa ya pellet yg lebih murah tapi tetap bisa diberikan dan tidak berbahaya bagi GP. Hal ini yg kita diskusikan. Bukan hal-hal yg pasti2 sudah dilarang tapi tetap berusaha dipertahankan. Misalnya : GP kalo ga dikasih sayur dan hay boleh kali ya? A NO stays as a NO. Unless there’s another reliable source that says it’s okay.

5. Kami (Rangers) selalu memiliki alasan dibalik apa yg kami sampaikan.

Quote:
Suka atau tidak, rangers telah menghuni, memantau dan menjaga trit ini selama berbulan-bulan bahkan ada yang tahunan. Apa yg terjadi pada GP2 para GPL disini, keluhan2 yg disampaikan, komentar, drama, dsb sebagian besar pernah terjadi pada member2 GPL yg terdahulu. Para rangers tahu hal ini, dan mencoba mengingatkan GPL2 yg nubi2 agar hal2 buruk yg terjadi pada GPL2 sebelumnya tidak terulang.

Quote:
Misalnya : bahaya kandang berjeruji yg pernah membuat beberapa GP kakinya patah (bahkan ada yg terancam diamputasi), maka ketika ada GP owner nubi yg bilang kalo GPnya tinggal di kandang berjeruji, otomatis kami akan mengingatkan agar tidak menggunakan kandang berjeruji karena pernah ada beberapa kejadian dimana kaki GP patah karena kandang tsb. Kami mungkin tidak akan menceritakan secara detail ttg kejadiannya, tapi kami mengingatkan bahayanya. Kalau saran kami tidak dihiraukan dan nubi tsb tetap ngeyel, kami juga tidak akan berhenti berkata bahwa itu tidak layak bagi GP. Alasannya? Karena kami tidak mau GPL lainnya salah menangkap maksudnya, dan mengira bahwa tindakan tsb boleh2 aja.

Makanya mungkin banyak yg datang-pergi dari GPL salah satunya ya karena hal ini. Biasanya skenarionya gini (believe me, this scenario happens over and over again) :
>>> Tidak cocok dengan standar perawatan GPL, merasa ditekan/ditegur, memutuskan untuk menjadi silent reader (sementara atau permanen) sambil tetap uji coba “standar perawatan” yg dibuat sendiri. Biasanya kalau sementara, nanti begitu muncul lagi langsung ganti topik ke pembahasan lainnya (menganggap teguran tidak pernah ada). Kalau yg silent reader permanen, nanti kalau ada apa2 dengan GPnya, baru panik dan posting lagi di GPL, nanya pemecahannya gimana. Banyak juga yang akhirnya bosan dan memutuskan pensiun.

Memang bukan berarti semua GPL yg datang dan pergi semuanya seperti itu, banyak juga yang berhenti posting di GPL karena kesibukannya, dan bukan karena bermasalah dgn standar GPL.

6. Rules dibuat sebagai alat bantu untuk menerapkan standar perawatan.

Quote:
Rules dibuat untuk menjaga ketertiban postingan di GPL, agar semua postingan di GPL tetap berada di jalurnya (ga ngobrol ngalor ngidul tanpa ada arahnya dan patokannya). Rules ini mengikat semua orang yg posting di GPL, tidak terkecuali para rangers. Kalau GPL mau jalan2 keliling Kaskus dan ngecek rules di trit2 lain, banyak banget yg rulesnya malah jauh lebih strict daripada rules GPL. Malah banyak yg tidak peduli apakah nubi tsb bikin first post tanpa baca rules dulu, pokoknya salah langsung dibata. Saya sendiri bahkan tidak pernah menggunakan bata kalau kesalahannya tidak sangat keterlaluan dan berulang2.

7. Rules are rules, meant to be followed. Take it or leave it

Quote:
Seperti yg udah dijelasin diatas, rules dibuat sebagai alat bantu untuk menjaga standar GPL. Mungkin banyak yg mengeluhkan rules GPL yg strict, tapi suka atau tidak, rules tsb harus diikuti. Semakin banyak kami memberi toleransi terhadap pelanggaran rules, akan semakin turun standar perawatan GP di GPL.

Sekian dulu kayanya…*udah mentok*
Moga2 kita bisa saling ngerti aja kenapa trit GPL dikondisikan seperti ini jadi kedepannya satu sama lain sama2 bisa maklum…Kalo ada salah2 kata mohon dimaapkeun…Makasi perhatiannya ya sodara2..hoho..

Regards,
[-fridzalone-]
(GPL Counselor Board Leader)

About GPL Forum on Kaskus

Posted: December 3, 2011 in About Us

Guinea Pigs Lover adalah komunitas pecinta Guinea Pig di Kaskus. Didalamnya terkumpul banyak pecinta, pemelihara dan beberapa breeder Guinea Pig. Karena GPL seringn diskusi dan tukar pikiran mengenai GP dan pemeliharaannya,menjadi dekat satu sama lain.

Guinea Pig (GP) sendiri sebenarnya hewan yang telah lama ada dan diternakkan di Indonesia, hanya saja kemunculannya sebagai hewan peliharaan yang tidak kalah lucu dibandingkan dengan hewan-hewan peliharaan lainnya baru disadari oleh masyarakat. Krn itulah pemeliharaan dan perawatan guinea pig sebagai pet masih sedikit diketahui oleh masyarakat. Banyak yang mengira bahwa pemeliharaan GP sebagai pet disamakan dengan pemeliharaan GP sebagai hewan ternak. Untuk itu, kami selaku pecinta GP berusaha menggebrak sistem pemeliharaan konvensional masyarakat dan berusaha menggantinya dengan sistem pemeliharaan yang lebih baik bagi GP yang kami dapat dari berbagai sumber. Tujuannya tidak lain untuk mensejahterakan kehidupan guinea pig itu sendiri. Sistem perawatan yang berusaha kami share mengacu pada Aturan Umum di My Pets Kaskus :

Quote:
“Sesuai judul Forum My Pets ditujukan untuk binatang yang dikategorikan kedalam PETS. Definisi yang dipakai disini adalah binatang/hewan kecil (small animal) yang dipelihara manusia untuk disayang, dimanja, dielus elus dan dijadikan teman.

My Pets tidak mengijinkan thread/postingan yg memuat segala bentuk olah raga/aktivitas/hobby yang dapat membahayakan kesehatan/keselamatan hewan itu sendiri apalagi kalo dengan sadar mengadu, mempertarungkan binatang, baik itu hewan sejenis atao laen jenis. Termasuk perjudian yang dilatar belakangi oleh hal di atas tidak bisa ditolerir. Binatang buas yang belum di domestikasi tidak termasuk pets, misalnya : harimau sumatera, gajah, badak, buaya, komodo, serigala. etc.
Hewan ternak tidak masuk dalam kategori pets, yg termasuk disini: sapi perah, kerbau sawah, ayam potong, kambing kurban, sate kelinci, etc.”

Jadi jelas bahwa sistem perawatan yang diharapkan untuk dishare di GPL adalah sistem perawatan GP sebagai pets, dan bukan sebagai hewan ternak.
Semoga blog dan forum ini bisa berguna untuk dunia per GPan indonesia
kalau ada masalah tentang GP anda silakan gabung di trit guinea pigs lover, atau email ke guineapigloverindonesia@gmail.com

salam nguik-nguik ^^
-Sepatah kata dari Fridzalone
(GPL Counselor Board Leader)

Tidak semua vet mengerti mengenai guinea pig dan permasalahan kesehatannya. Banyak juga diantaranya yang malah salah memberi obat. Namun, berdasarkan pengalaman beberapa GPL yang pernah memeriksakan GP2nya ke vet, ada beberapa vet yang mengerti atau setidaknya mau belajar mengenai GP sehingga meminimalisir kemungkinan terjadinya salah memberikan obat atau treatment kepada GP kita. Beberapa vet tersebut antara lain :

Quote:
PASTIKAN MENELPON DULU SEMUA VET UNTUK MENGETAHUI JADWAL VET YANG DIREKOMENDASIKAN BERADA DI TEMPAT

SUNTER, JAKUT
Drh. Rotoro [hanya dia yang cavy savy] -thx to pinkberry
alamat di
Drh. Cucu Kartini Sajuthi (Praktek Bersama) -24jam
Jl. Sunter Permai Raya Ruko Nirwana,
Sunter Asri Tahap III Blok J-I No.2
Jakarta Utara Telp: 021-6515261-62

GREENGARDEN, JAKBAR
Drh. Rotoro
Praktek Dokter Hewan Bersama, -tidak 24 jam-
drh. Cucu K Sajuthi, dkk.
Green Garden block I.9 no. 35, Jakarta, Indonesia 11520.
(021) 58302918

KEMANG, JAKSEL
Drh. Siti Zaenab
My Vets Animal Clinic
Jl. Kemang Selatan 8, No. 7A
Tel: 021 7668241
Clinic open: Mon-Fri 10am-8pm, Sat 10am-3pm
House calls by appointment.
Phone: 0816 1872729 or 0815 1809746

BSD, TANGGERANG
Drh. Siti Zaenab
animal clinic my vet BSD
Nusa Loka, JL. kalimantan Blok e2 no. 4
No. telp : 5384236

ALAM SUTERA, TANGGERANG
Drh. S.R.Rotoro
Praktek Dokter Hewan Bersama Alam Sutera Drh. S.R.Rotoro, dkk
Alamat: RUKO JALUR SUTERA KAV. 19A NO.22, ALAM SUTERA SERPONG – (021) 4555 0404

Vet Siti tergolong bagus dalam menangani permasalahan GP, beliau cukup mengerti mengenai pengobatan dan treatment berbagai penyakit GP.  Beliau cenderung lebih menghindari antibiotik dibandingkan Drh Toro. Tetapi apabila dibandingkan, keduanya adalah dokter hewan yang paling berkompeten dalam menangani GP  dibandingkan drh lainnya. Mereka mengerti penanganan penyakit pada GP dan tahu dosis dan jenis-jenis obat yang terlarang untuk GP. 

 

ZEN pet clinic, grooming, and shop
Jl. Pluit Permai no. 30 JAKARTA UTARA 14450
telp : 021-6696968
fax : 021-6670052

Review :

* Seorang GPL menginformasikan bahwa pernah membawa GPnya untuk grooming di tempat ini, dan mengatakan bahwa pelayanannya sangat memuaskan. Tetapi hingga hari ini 30.04.2011 masih belum ada info lebih lanjut mengenai apakah clinic ini pernah menangani GP atau belum.

 

Drh. Iwan Willyanto MSc. PHd dan Drh. Inggrid S. Willyanto
Rungkut Mejoyo Utara V-31
(Tenggilis Mejoyo AE-22)
Surabaya
Telepon: (031) 8411810, 8493041

Review :

Salah seorang GPL membawa GPnya kepada vet Iwan untuk diperiksakan, GPL tersebut tidak lupa membawa print out beberapa pages penting untuk dijadikan acuan apabila nanti ada keraguan tentang pengobatan GPnya. Vet Iwan mau membaca dan memberikan treatment kepada GPnya sesuai dengan print out yang diberikan kepada beliau. 

Drh. Alex Saba, Drh. Muhammad Al Faiz, Drh. Agry Yayan

Alamat : Jalan Matra Persada No. 10 Gn. Batu,Bandung

Telp : (022) 2013474 & 08112232630

Melayani house call
Review :
Vet Alex memenuhi panggilan house call ke rumah saya ketika salah satu GP saya sakit. Beliau cukup ramah dan mau menerima masukan dari saya ketika beliau akan memberikan treatment dengan menggunakan obat yang sebetulnya tidak boleh diberikan ke GP. 

ZOOM Petshop

Drh. Yessi (hanya ada hari Kamis)

Pkl 16.00-20.00

Praktek Dokter Bersama

Jln Cikapayang (bawah flyover Pasopati), Bandung

Telp : 081809269828

 

Drh. Yessi (hanya ada hari Kamis)

Praktek Dokter Hewan Bersama

Ruko Gyan Plaza B32

Terusan Pasir Koja, Bandung

Telp : 081809269828

Review : 

Drh. Yessi ini praktek bersama dengan Drh. Anton Susilo yang termasuk salah satu vet yang bagus di kota Bandung. Drh. Anton juga memiliki kemampuan yang baik dalam menangani GP, meskipun beliau tampaknya lebih dikenal dalam menangani anjing, kucing dan reptil. Tetapi kalau untuk penanganan GP, terus terang saya lebih mempercayakan GP2 saya kepada Drh. Yessi yang meskipun lebih junior daripada Drh. Anton tetapi memiliki kemampuan yang lebih dalam menangani GP dan kelinci. 

 

NB : Dokter-dokter tersebut memang pernah melayani GP, tetapi SANGAT DISARANKAN untuk tetap membawa print out dari guinealynx!

Vet yang baik adalah vet yang mau menerima masukan dari ownernya (tentunya dengan berpatokan pada pengobatan yang disarankan oleh guinealynx atau buku2 veterinarian). Tidak semua vet yang profesional di bidang anjing/kucing juga memiliki profesionalisme yang sama di bidang GP. 

Okeh...jadi gini, ada yang nanya ke saya (by PM) tentang kenapa di GPL GP ga boleh diternakin. Saya coba jawab disini ya, biar sekalian mengedukasi GPL lainnya (dan mungkin menjawab pertanyaan GPL2 lainnya yang mungkin pengen juga nanyain hal yg sama). Sebelumnya, saya mo minta maaf dulu nih kalo mungkin bahasanya terlalu blak-blakan.

Pada dasarnya, GPL tidak mensupport breeding GP itu karena setelah research dari berbagai web, buku, dll, ternyata breeding GP itu lebih banyak merugikannya daripada menguntungkannya (merugikan hewannya dan juga merugikan ownernya).

Bagi org yg ingin mempertimbangkan untung-rugi breeder GP dari segi bisnis, mungkin bisa mempertimbangkan hal ini :

1. Biaya yang dibutuhkan untuk menjadi seorang breeder yang bertanggung jawab itu tidak murah.

Pertimbangkan mengenai biaya perawatan seekor hamster (untuk bedding dan makanannya sehari2 saja mungkin masih terjangkau. Biaya perawatan hamster sekitar 9ribu/ekor/bln (http://1001ideusaha.blogspot.com/2010/01/budidaya-hamster.html), anggap saja breeder hamsternya memberi perawatan ekstra sehingga biayanya per bulan bisa ampe 25ribu/bulan.
Sementara untuk 1 ekor GP, biaya per minggu untuk 1 ekor GP adalah sekitar 25-30ribu (hanya untuk makanan saja), berarti untuk 1 bulan sekitar 100ribu/ekor. Dan GP bisa disapih setelah usia 3 minggu (berarti biaya per ekor anakan GP adalah 175ribu)

2. Harga jual GP di Indonesia tidak tinggi.

Harga 1 ekor GP pasarannya anggap aja 200 ribu (malah kadang ada yg ngejual dgn harga 30-50ribu aja). Bandingkan dengan biaya yang dikeluarkan, sementara seekor GP tidak melahirkan setiap bulan. Biasanya akhirnya diakalinnya dengan menurunkan standar perawatan agar bisa tetap dapet untung (ini yg sama sekali tidak kami harapkan)

3. Ketersediaan tempat

Standar tempat tinggal yang layak untuk 1 GP adalah 91cmx76cm (setara dengan 0.7 meter persegi (guineapigcages). Sementara dalam Guide for the Care and Use of Laboratory Animals disebutkan kalo standar tempat tinggal untuk 1 GP adalah 0.65 meter persegi (beda tipis banget). Tidak semua orang memiliki tempat yang cukup luas untuk memberikan kandang yang layak bagi GP2nya. Backyard breeder biasanya berakhir dengan memberikan kandang yg sangat kecil untuk GP2nya.

3. Makanan GP bervariasi

Makanan pokok GP terdiri dari 3 macam makanan : hay/rumput, variasi sayur dan pellet. Dan tiap hari harus disupply vit C 25 mg. Dan semuanya harus diberikan secara daily. Bagaimana ketersediaan biaya untuk itu?

4. Rawan overpopulasi

Breeding GP rawan sekali overpopulasi, karena GP hampir sama seperti hamster yang berkembang biak cukup cepat. Kalo udah overpopulasi, trus gimana? Kebanyakan orang akhirnya menjual murah karena merasa rugi (ke siapapun tanpa mempertimbangkan apakah org tersebut membeli GPnya untuk memeliharanya atau memberi makan peliharaan reptilnya) , menghibah kesana-sini, mengandangkannya di kandang2 yg sempit karena tidak ada tempat lagi, memberinya makan ala kadarnya dengan prinsip yg penting hidup, dll.

5. Di Indonesia belum ada sertifikasi Pedigree untuk GP

Selama tidak ada sertifikasi Pedigree, berarti kemurnian ras seekor GP masih dipertanyakan. Sama seperti halnya kucing ras dengan kucing kampung, harganya pasti akan sangat jauh berbeda bukan? Padahal dari segi perawatan, seharusnya perawatan keduanya tidak dibedakan dan tidak pilih kasih. Tapi kalau dilihat dari segi bisnis, mana yang lebih menguntungkan? (ini kalau berbicara bisnis lho ya).
Ditambah lagi, dengan tidak adanya sertifikasi Pedigree, tentunya history genetik masing2 GP juga akan tidak diketahui. Hal ini hanya akan menambah resiko terjadinya kecacatan dan permasalahan genetika lainnya.

Pertimbangan dari segi kesehatan GP :

1. Resiko kematian 20% pada tiap kelahiran ( 1 berbanding 5)

Mungkin banyak yg berpikir, ah cuma 20%…tapi untuk suatu proses kehamilan dan kelahiran, angka 20% kematian itu termasuknya tinggi.
Baca :
http://www.guinealynx.info/forums/viewtopic.php?p=40722#40722
http://www.guinealynx.info/forums/viewtopic.php?p=387896#387896
http://www.cavyspirit.com/responsiblebreeder.htm
http://www.cavyspirit.com/documents/Re%20How%20do%20you%20start%20breeding.htm
http://www.cavyspirit.com/breeding.htm

2. Resiko kecacatan dan permasalahan genetika pada anakan GP

Terdapat beberapa kecacatan dan permasalahan genetika yang terjadi apabila breeding dilakukan tanpa pengetahuan yang matang. Seorang breeder yang baik harus tahu kecenderungan penyakit bawaan yang diderita masing-masing GPnya dan bagaimana mengatasi permasalahan ini agar penyakit bawaan tersebut tidak timbul pada anakan2nya. Beberapa diantara permasalahan karena genetik :
http://www.guinealynx.info/feet.html#poly
http://www.guinealynx.info/eyes.html#congenital

3. Semakin banyak GP semakin sulit mengontrol kondisi fisik satu persatu

Dengan banyaknya populasi GP, otomatis akan semakin sulit memeriksa kesehatannya satu persatu, kemungkinan GP terkena penyakit juga semakin tinggi. Breeder yg baik tidak menelantarkan GP2nya, tetapi justru memastikan kesehatan masing2 GP2nya dengan melakukan cek up secara rutin dan harus dibantu oleh vet (karena ada hal2 yang hanya bisa diperiksa melalui laboratorium, dll).

Dari segi “kodrat” (ini nih yang paling sering diperdebatkan oleh banyak orang):

1. Kodrat hewan adalah kawin dengan pasangan yang dipilihnya sendiri di alam bebas

Kenyataannya, GP kita kawin dengan pasangan yang telah kita pilihkan. Kemana dia akan melarikan diri kalau dirinya hanya hidup di kandang yang ukurannya hanya beberapa kali lebih besar dari dirinya, tanpa ada pilihan lain kecuali berlari memutari kandang untuk menghindar? (kalau saya lebih suka nyebutnya “ala siti nurbaya” Berbeda dengan di alam liar dimana dia bisa melarikan diri kemanapun ia suka kalau dia tidak menyukai pasangannya.

2. Kodrat hewan adalah melahirkan anak dan membesarkannya

Kenyataannya, banyak GP yang setelah melahirkan dan membesarkan, dipaksa untuk berpisah dengan induknya (untuk kemudian dijual), atau the worst case : dibiarkan sekandang dengan anak-anaknya dan dibiarkan kawin dengan anaknya sendiri.

3. Kasian sekali kalau GP betina tidak merasakan menjadi ibu. Kodrat setiap wanita di dunia ini adalah mendapatkan kebahagiaan menjadi seorang Ibu

Hewan kawin berdasarkan insting, insting ini berasal dari hormon yang muncul dalam siklus tertentu. Pada GP, dorongan hormon ini akan hilang dalam kurun waktu 1 tahun secara perlahan-lahan. Berbeda dengan manusia yang konsep kawin dan mempunyai anak tidak hanya didasarkan oleh hormon belaka (hormon oksitosin) , manusia memiliki kesadaran sepenuhnya tentang apa yang akan terjadi, bagaimana proses melahirkan, bagaimana resikonya, bagaimana dia akan membesarkan anak, dan lain-lain. Pada hewan, mereka tidak mengenal hal tersebut, mereka hanya merespon insting kawin yang terjadi tanpa tahu bahwa ada sesuatu yang sedang tumbuh di perutnya, semakin lama semakin membesar, dan resiko kematian disaat melahirkan (pada GP resiko kematian sebesar 20%).

Kurang lebih seperti itu pertimbangan-pertimbangannya. Dari hal-hal diatas, GPL menyimpulkan mungkin membreeding GP bukanlah hal yang tepat karena keterbatasan pengetahuan, keterbatasan sumber daya (terutama makanan), dll. Membiarkan kita-kita yang masih nubi membreeding GP mungkin hanya akan menambah permasalahan sosial aja, dan salah2 kita malah menyiksa GP dengan menjadi backyard breeder lengkap dengan guinea pig mill.

Tujuan GPL adalah memberikan perawatan yang terbaik baik GP2 yg kita punya. Makanya kita disini hanya memberikan perawatan sebagai pet owners agar kesejahteraan GP2 di Indonesia ga kalah dengan kesejahteraan GP2 di luar sana. :)

Jadi sepertinya jawaban atas pertanyaan “Kenapa GPL tidak mensupport breeding?” udah cukup jelas ya… Kami tidak ingin menambah jumlah calon pet owners yang hanya ingin “mencoba-coba” untuk breeding yang akhirnya hanya akan menyengsarakan GP2nya dan menyusahkan pet owner itu sendiri. Yang GPL promosikan adalah tentang perawatan GP sebagai pet yang kesejahteraan dan kebahagiaannya terjamin.

  • Minuman BeralkoholMinuman beralkohol yang dibuat dari etanol (gandum dan ethyl alkohol). Etanol beracun untuk hewan peliharaan, termasuk guinea pig, adapun etanol merupakan bahan paling berbahayaGejala-gejala keracunan alkohol pada kucing termasuk refleks menurun dan hilangnya koordinasi sistem syaraf tubuh. Gejala ini biasanya terjadi 15 sampai 20 menit setelah konsumsi.hewan peliharaan yang telah tertelan minuman beralkohol akan menunjukkan tanda-tanda depresi pernapasan. Perhatian medis segera sangat penting untuk hewan peliharaan yang telah menelan jumlah yang cukup besar dari minuman beralkohol untuk merangsangnya muntah.
  • Alpukat (Var. Guatemalan)

    Alpokat adalah tanaman asli dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang saat ini telah dibudidayakan secara ekstensif di berbagai negara, khususnya daerah tropis hingga subtropis. Terdapat tiga varietas utama dari alpokat yaitu Guatemalan, Mexican dan West Indian yang meliputi berbagai strain alpokat. Dari tiga varietas tersebut, hanya varietas Guatemalan yang bersifat toksik. Semua bagian dari tanaman tersebut bersifat toksik bila dimakan oleh ternak. Biji alpokat khususnya sangat toksik bagi babi.

    Alpukat Var. Guatemalan Berasal dari dataran tinggi Amerika Tengah beriklim sub tropis ( 800 – 2.400 m dpl). Kurang tahan terhadap suhu dingin ( toleransi sampai -4,5 derajat C). Daunnya tidak berbau adas. Buah mempunyai ukuran yang cukup besar, berat berkisar antara 200 – 2.300 gram, kulit buah tebal, keras, mudah rusak dan kasar ( berbintil-bintil ). Masak buah antara 9 – 12 bulan sesudah berbunga. Bijinya relatif berukuran kecil dan menempel erat dalam rongga, dengan kulit biji yang melekat. Daging buah mempunyai kandungan minyak yang sedang.

    Konsumsi daun alpokat var. Guatemalan dapat mempengaruhi kesehatan hewan yang sedang dalam masa menyusui dengan menimbulkan gejala non-infectious agalactia dan mastitis. Dalam suatu wabah keracunan daun alpokat pada kambing, kelenjar kambing terlihat oedematous dan susu mengalami pengerasan. daun merupakan sumber toksisitas utama dari tanaman ini. Toxin alpokat memiliki predisposisi khusus untuk mempengaruhi kelenjar hewan yang sedang menyusui.

    Mastitis akan terjadi dalam 24 jam setelah diberi daun alpokat, yang terlihat berupa pengerasan dan pembengkakan kelenjar susu, sekitar 75% penurunan produksi susu; susu terlihat berair, keras dan seperti keju. batuk, lemah/depresi, malas bergerak, kesulitan bernapas.

  • Biji Buah Apel

    Biji apel mengandung asam cyanogenic. Rongga didalam buah cherry, dan biji dari buah yang terkait, termasuk persik, plum, almond, pir, dan aprikot, mengandung glikosida cyanogenic. Tubuh Anda dapat mendetoksifikasi sejumlah kecil senyawa sianida. Jika Anda tanpa sengaja makan biji ceri dalam pie atau menelan biji apel satu atau dua, anda mungkin akan baik-baik saja.

    Sebenarnya, jika Anda menelan biji beberapa keseluruhan, Anda akan menyerap minimal dari senyawa-senyawa beracun. Mengunyah biji membuat jauh lebih berbahaya bagi kesehatan anda. anak-anak dan hewan peliharaan jauh lebih mungkin untuk menderita keracunan dari makan biji buah-buahan tersebut.

    Gejala keracunan ringan termasuk sakit kepala, pusing, kecemasan, dan muntah-muntah. Dosis yang lebih besar dapat menyebabkan kesulitan bernapas, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, serta gagal ginjal. Pada tingkat lanjut dapat berakibat koma, kejang-kejang, dan kematian karena gangguan pernapasan.

  • Rongga Buah Apricot

    Aprikot mengandung bahan kimia, Amygdalin, yang dapat dikonversi menjadi sianida dalam tubuh. Pada tahun 1950, beberapa praktisi kesehatan alternatif mempromosikan bahan kimia seperti Laetrile sebagai alternatif dalam pengobatan kanker karena diyakini sianida dapat membunuh sel kanker.

    Studi dilakukan pada hewan dan pada manusia dan menunjukkan bahwa Laetrile berguna sebagai pengobatan kanker, tetapi mempunyai efek racun sianida yang cukup kuat.

  • Brokoli

    Bahan beracun dalam brokoli adalah isotiosianat dan dilaporkan dapat mengakibatkan iritasi saluran pencernaan  jika dikonsumsi oleh hewan peliharaan itupun dalam jumlah banyak. Brokoli dapat diberikan ke GP hanya 1-2 kuntum kecil sebanyak 1-2 kali seminggu

  • Biji dan Rongga Buah Cherry

    Seperti Biji apel lubang dan biji pada buah cherry juga mengandung Glikosida cyanogenic. Gejala keracunan ringan termasuk sakit kepala, pusing, kecemasan, dan muntah-muntah. Dosis yang lebih besar dapat menyebabkan kesulitan bernapas, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, serta gagal ginjal. Pada tingkat lanjut dapat berakibat koma, kejang-kejang, dan kematian karena gangguan pernapasan.

  • CokelatTheobromine, komponen dalam coklat, adalah senyawa beracun dalam coklat. Kafein juga terdapat dalam coklat, tetapi dalam jumlah yang jauh lebih kecil dari Theobromine. Theobromine dan Kafein adalah anggota dari kelas obat yang disebut Methylxanines.Efek Theobromine dan kafein efek pada tubuh :
    • Stimulasi Kardiovaskular
    • Tekanan darah meningkat (ringan)
    • Mual dan muntah

    Mengapa cokelat tidak beracun bagi manusia ?

    Manusia dapat memecah dan mengeluarkan Teobromina lebih efisien daripada hewan peliharaan

    berikut adalah kadar Theobromine perkiraan dari berbagai jenis cokelat:

    • Bubuk kakao kering = 800 mg / oz
    • Roti Cokelat (Tanpa pemanis coklat) = 450 mg / oz
    • Biji Kakao = 255 mg / oz
    • Cokelat setengah manis dan cokelat hitam manis = 150-160 mg / oz
    • Susu coklat = 44-64 Theobromine per ons
    • Coklat putih mengandung cukup banyak methylxanthines.
  • Permen dan Kembang Gula lainnyaXylitol adalah pengganti gula yang digunakan dalam permen karet, vitamin kunyah, permen, pasta gigi, dan produk lainnya. Meskipun studi empiris mengindikasikan xylitol mungkin aman untuk hewan peliharaan, pernah ada kasus makanan, permen dan pasta gigi yang mengandung xylitol menyebabkan kerusakan hati dan harus dihindari.
  • KopiMengandung caffine dan theobromine, dapat mempengaruhi kesehatan jantung dan sistem saraf
  • Kacang MacadamiaSenyawa beracun ini tidak diketahui tetapi mempengaruhi kacang makadamia adalah untuk menyebabkan kesulitan bergerak. hewan peliharaan mengembangkan getaran otot rangka, dan kelemahan atau kelumpuhan bagian belakangnya. hewan peliharaan yang terkena dampak sering terlihat tertekan, biasanya terengah-engah. Beberapa hewan peliharaan yang terkena mengalami pembengkakan tungkai dan nyeri.
  • JamurJamur liar dapat menyebabkan sakit perut, produksi air liur, yang berlebih, kerusakan hati, kerusakan ginjal, muntah, diare, kejang, koma, atau kematian pada hewan peliharaan.
  • BawangMenelan jumlah kecil dapat mengakibatkan gangguan pencernaan ringan, sedangkan jumlah yang lebih besar dapat menyebabkan anemia berat, terutama dengan jangka panjang konsumsi (seperti menaburkan pada makanan hewan peliharaan Anda). Efek toksik dari bawang merah adalah sama apakah produk tersebut mentah, dimasak atau dikeringkan.
  • Biji dan Rongga Buah Peach  Seperti Biji apel biji dan lubang pada buah persik juga mengandung Glikosida cyanogenic. Gejala keracunan ringan termasuk sakit kepala, pusing, kecemasan, dan muntah-muntah. Dosis yang lebih besar dapat menyebabkan kesulitan bernapas, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, serta gagal ginjal. Pada tingkat lanjut dapat berakibat koma, kejang-kejang, dan kematian karena gangguan pernapasan.
  • Daun dan Buah Kentang Kentang telah muncul dalam buku-buku sejarah kita sejak diperkenalkan ke Eropa pada abad 16. Mereka muncul sebagian besar karena kegagalan panen dan kelaparan yang parah. Kentang mengandung racun Glycoalkaloid dalam batang dan daun dan bahkan di kentang itu sendiri jika dibiarkan dan didiamkan hingga berubah menjadi kehijauan (hijau adalah karena konsentrasi tinggi racun glycoalkaloid). Keracunan jarang terjadi, Kematian biasanya terjadi setelah periode kelemahan dan pusing, diikuti oleh koma. Mayoritas kasus kematian oleh kentang dalam lima puluh tahun terakhir di Amerika Serikat dikarenakan makan kentang yang sudah hijau atau minum teh daun kentang.
  • Daun RhubarbBagian daunnya mengandung jumlah Asam Oksalat yang cukup tinggi, yang merupakan asam nefrotoksik dan korosif yang hadir dalam banyak tanaman. Gejala keracunan meliputi gangguan ginjal, kejang-kejang dan koma. Tak jarang dapat berakibat fatal. LD50 (dosis mematikan median) untuk asam oksalat murni pada Guinea Pig adalah sekitar 375 mg / kg berat badan, atau sekitar 25 gram untuk 65 kg pada manusia.
  • GaramToksisitas garam dapat menjadi sangat parah dan hasil dalam tanda-tanda neurologis seperti hilangnya koordinasi, kejang dan pembengkakan otak, dan perlu diperlakukan dengan hati-hati oleh dokter hewan.
  • TehSama seperti cokelat, Daun Teh juga mengandung caffeine dan Theobromine, yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung dan sistem saraf pada guinea pigs.
  • Daun dan tangkai TomatTomat adalah tanaman berbuah yang termasuk golongan nightshades, seperti jenis nightshades lainnya, daun tomat dan batang mengandung Atropin dan Alkaloid Tropane lain yang beracun jika tertelan, menyebabkan kerusakaan organ pencernaan, dan nervous. Daun, batang, dan buah mentah hijau dari tanaman tomat juga mengandung sejumlah kecil tomatine alkaloid beracun, meskipun tingkatnya kecil untuk menjadi berbahaya. Tomat matang tidak mengandung tomatine, tanaman tomat dapat menjadi racun bagi hewan peliharaan jika mereka makan dalam jumlah besar buah, atau mengunyah bagian dari tanaman.
  • Ragi/adonan kue (yeast)Adonan yang telah tercampur ragi di dalamnya menimbulkan bahaya untuk hewan peliharaan yang mengkonsumsinya. Resiko pertama adalah karena adonan mengandung gas maka akan naik dan mengembang setelah tertelan,mengakibatkan rasa mual dan diare,dan juga dapat menyebabkan kerusakan usus. Ragi juga dapat memfermentasi gula, dan menghasilkan ethanol (alkohol) yang akan menimbulkan keracunan pada hewan.
  • Petai CinaPetai Cina (Leucaena leucocephala) adalah tanaman asli yang banyak tumbuh di daerah tropis dan subtropis seperti Indonesia, Malaysia, Filipina dan Australia bagian utara. Tanaman ini telah dibudidayakan pada beberapa negara tropis untuk digunakan sebagai pakan ternak. Petai cina bersifat palatable, mudah dicerna dan bergizi, dan mengandung 25% protein, tetapi mengandung sodium dan iodium yang rendah. Potensi toksisitas dari tanaman ini adalah kandungan Asam Amino Non-Protein, merupakan senyawa toksik yang dapat mengganggu kesehatan hewan peliharaan.
    Keracunan tanaman ini dapat menimbulkan kerontokan bulu, kurang nafsu makan, kehilangan bobot badan, rendahnya kesuburan, katarak pada mata, kuku kaki yang terkelupas dan bahkan kematian. Diet pakan berisi petai cina untuk hewan dianjurkan untuk tidak lebih dari 10%.
  • SingkongSingkong/Ketela Pohon/Ubi Kayu atau (Manihot utilissima) merupakan salah satu tanaman yang mengandung Glikosida Cyanogenic, Cyanogenic glycoside dapat dihidrolisasi oleh asam lambung sehingga dapat mengeluarkan HCN (sianida) yang bersifat beracun bagi kesehatan hewan herbivora. Keracunan ditandai dengan pernapasan yang dalam dan cepat, denyut nadi tidak teratur dan lemah, produksi air liur yang berlebih, kejang, koma dan kematian. Darah akan bewarna merah pucat karena mengandung oxyhemoglobin yang tinggi.  
  • Talas/Keladi Meskipun umbi serta daunnya jika diolah secara benar dan matang dapat dikonsumsi namun jika Bagian dari tumbuhan seperti umbi, batang serta daun talas dan verbagai jenis varietasnya (Caladium) yang mentah cukup membahayakan.Talas mengandung Kalsium Oksalat, yang jika tertelan dapat menyebabkan iritasi parah pada mulut dan tenggorokan dan juga dapat menjadi iritasi pada saluran pencernaan. anak-anak serta hewan peliharaan  yang mungkin menggigit pada dedaunan dan bagian tumbuhan semua berisiko.Sumber :

    http://www.guinealynx.info/healthycavy.html

    http://www.cavyspirit.com

    http://www.kornage.co.uk/feeding_guinea_pigs.htm.

    http://chemistry.about.com/b/2007/09/12/yes-apple-seeds-and-cherry-pits-are-poisonous.htm

    http://en.allexperts.com/q/Guinea-Pigs-1574/bad-foods.htm

    http://members.aol.com/squeakpig/vitc.html – uses info from:
    United States Department of Agriculture: Food Industry Red Book: Nutrient Tables. US Government Printing Office (1998). Washington, DC:
    http://www.thefruitpages.com/contents.shtml – uses info from:  Nevo Foundation: Nevo table, Netherlands Nutrition Centre (1996)
    http://www.naturalhub.com/natural_f…t_vitamin_c.htm – uses info from: Unites States Department of Agriculture: Nutrient Database for Standard Reference, Release 12 (1998)

    http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_poisonous_plants

    http://vetmedicine.about.com/od/toxicology/Toxicology_Poisons_.htm

    http://www.vetinfo.com/dtoxin.html+

    http://www.feednfarm.com/petsandpoison.html

    http://listverse.com/2009/01/06/top-10-poisonous-foods-we-love-to-eat/

    http://www.petalia.com.au/templates/storytemplate_process.cfm?story_no=257

    http://vetmedicine.about.com/cs/nutritiondogs/a/chocolatetoxici.htm

    http://bbalitvet.litbang.deptan.go.id

    http://museum.gov.ns.ca/poison/?section=species&id=73

    http://www.petinsurance.com/healthzone/education/pet-poisons-and-toxins/toxic-food-for-pets.aspx

    http://arenlovesu.blogspot.com/2010/06/budidaya-alpukat.html

    *thanks a lot bro Kaku :D