Archive for the ‘The Foods’ Category

Sebelum saya masuk ke review alternatif pelletnya, saya copas list dari GL yang isinya tentang ingredients yang berbahaya bagi GP :

Ingredients to AVOID in cavy pellets:

Animal products (including but not limited to animal fat, meat, tallow, animal digest, sterols, bone meal, and eggs)
Beet pulp (controversial even with dogs and cats. Considered low-quality fiber that can clog the villi of the intestine. Common in all animal feed since it is a byproduct of many human products.)
Corn products (including corn bran, corn germ, corn gluten, ground corn, etc. There is no legal definition of “corn” alone in animal feed, so it may be any combination of products. Corn is not a normal feed for cavies, may contribute to allergies, and can be high in fat and certain sugars/starch depending on the product. Additionally, some corn is contaminated with deadly aflatoxin which can cause liver failure and death.)
Seeds, Nuts, or Oils (too high in fat and protein, not a natural food source, often present in animal feeds in seed byproducts that have little to no nutrient value)
Rice Bran or Rice Flour (more byproducts, no nutrient value in forms defined by the AAFCO)
Vegetable Fiber (any and every byproduct, can include sawdust)

Sweeteners, Colorings, and Preservatives to avoid:
Corn syrup
High fructose corn syrup (HFCS)
Sucrose
Propylene glycol (causes premature RBC death)
Food colorings (include FD&C reds, blues, and yellows)
Propyl gallate
Potassium sorbate
Sodium nitrate, sodium nitrite, or sodium metabisulfate
Ethoxyquin
Butylated hydroxyanisole (BHA)/Butylated hydroxytoluene (BHT)

Jadi udah diputuskan kalau GPL hanya menerima 4 alternatif pellet untuk GP yang masing-masingnya akan saya jelaskan disini :

1. Pellet Oxbow

Udah jelas bahwa Oxbow itu salah satu merk yang terbaik yang sangat disarankan bagi GP owners, sayangnya harganya tergolong masih mahal yaitu diatas 150ribu untuk Oxbow yang berukuran 2.25 kg. Oxbow sangat aman bagi GP karena berupa hay-based pellet.

Produk yang disarankan untuk GP yang usianya dibawah 6 bulan adalah Oxbow Cavy Performance (alfalfa based pellet) yang dapat diberikan secara unlimited. Komposisinya :
Alfalfa Meal, Soybean Hulls, Wheat Middlings, Soybean Meal, Salt, Monophosphate L-Ascorbic Acid, Molasses Products, Yeast Culture, Vitamin A Acetate, Vitamin D3 Supplement, Vitamin E Supplement, Menadione Sodium Bisulfite Complex (Vitamin K), Riboflavin, Niacin Supplement, Calcium Pantothenate, Vitamin B12 Supplement, Biotin, Thiamine, Pyrodoxine Hydrochloride, Folic Acid, Sodium Selenite, Ferrous Sulfate, Manganese Sulfate, Zinc Sulfate, Zinc Oxide, Calcium Iodate, Cobalt Carbonate, Copper Amino Acid Complex, Zinc Amino Acid Complex, Manganese Amino Acid Complex and Cobalt Glucoheptonate.

Crude Protein min 18.00 \\%
Crude Fat min 2.50 \\%
Crude Fiber min 18.00 \\%
Crude Fiber max 23.00 \\%
Calcium min .60 \\%
Calcium max 1.10 \\%
Phosphorus min .25 \\%
Salt min .50 \\%
Salt max 1.00 \\%
Vitamin A, IU/lb min 10,000
Vitamin C, mg/lb min 400

Sementara produk yang disarankan untuk GP diatas 6 bulan adalah Oxbow Cavy Cuisine yang dapat diberikan 1/8 hingga 1/4 cup. Komposisinya :
Timothy Meal, Soybean Hulls, Wheat Middlings, Soybean Meal, Salt, Limestone, Molasses Products, Yeast Culture, Vitamin A Acetate, Vitamin D3 Supplement, Vitamin E Supplement, Monophosphate L-ascorbic Acid, Menadione Sodium Bisulfite Complex (Vitamin K), Riboflavin, Niacin Supplement, Calcium Pantothenate, Vitamin B12 Supplement, Biotin, Thiamine, Pyrodoxine Hydrochloride, Folic Acid, Lysine Hydrochloride, Sodium Selenite, Ferrous Sulfate, Manganese Sulfate, Zinc Sulfate, Zinc Oxide, Calcium Iodate, Cobalt Carbonate, Copper Amino Acid Complex, Zinc Amino Acid Complex, Manganese Amino Acid Complex and Cobalt Glucoheptonate.

Crude Protein min 14.00 \\\%
Crude Fat min 1.50 \\\%
Crude Fiber min 25.00 \\\%
Crude Fiber max 28.00 \\\%
Calcium min 0.35 \\\%
Calcium max 0.85 \\\%
Phosphorus min 0.25 \\\%
Salt min 0.50 \\\%
Salt max 1.00 \\\%
Vitamin A, IU/lb min 13,000
Vitamin C, mg/lb min 200

The good news :
- This is the best pellet that you would want to feed your piggies with.
- Merupakan pellet hay-based
- Nutrisi yang terkandung di dalamnya sangat bagus dan aman bagi GP kecuali mungkin soybean dan wheat, tapi kandungannya masih sangat ditolerir dan masih sangat baik bagi GP.
- Pellet ini sangat dianjurkan oleh GP owners di luar, dan selalu direkomendasikan sebagai salah satu pellet GP yang terbaik.

The bad news :
- The price

2. Pellet Nova (yang katanya pengganti CP Diet)

Pellet Nova sebenarnya bukan pellet yang bagus. Bahkan ketika namanya masih CP Diet, pellet ini mengandung kandungan corn, wheat dan gandum2an lain yang sangat tinggi. Tapi untuk kasus CP Diet, Ly berpendapat kalau “this is the best that you can get even if it’s bad”. Tetapi karena masih disarankan oleh GPC (oleh moderator yang berbeda, dan bukan oleh ahli nutrisinya sendiri), akhirnya kami putuskan untuk tetap mengijinkan menggunakannya (meskipun asumsi saya, GPC mengijinkan karena merujuk pada jawaban Ly&Pigs selaku ahli nutrisi GP pada trit saya tentang CP Diet).

Sekarang setelah namanya berganti jadi Nova dan setelah komposisinya dibreak down lagi, banyak komposisi yang buruk bagi GP. Komposisi yang terkandung didalamnya sangat berbeda dengan apa yang tertulis di CP Diet. Komposisinya :
Soybean Meal, Ground Corn, Wheat Ground, Wheat Milling By-Products, Lucerne Meal, Alfalfa, Dried WheyVegetable Oil, Ascorbic Acid (Vitamin C), Vitamin A Acetate, Choline Chloride, Vitamin D Supplement, Tocoperyl Acetate, Menadione Sodium Bisulfate (Vitamin K3), Nicotinic Acid (Vitamin B3, Niacin), Calcium D-Pantothenate (Vitamin B5), Riboflavin 5-Phospate Sodium (Vitamin B2), Thiamine Hydrochloride (Vitamin B1), Folic Acid, Biotin, Vitamin B12 Supplement, Pottasium Carbonate, Potassium Iodide, Monocalcium Phospate, Sodium Chloride, Ferous Sulfate, Zinc Oxide, Manganous Oxide, Copper Oxide, Antioxidant (BHA and BHT)

Takaran :
Jangan pernah melebihi 2 sendok makan per hari.

The good news :
- Masih dianggap sebagai pengganti CP Diet oleh GPC, meskipun sebenarnya sangat riskan.
- Harga paling ekonomis

The bad news :
- Mengandung dried whey, dimana dried whey itu merupakan salah satu produk turunan dari susu. Tetapi “good news”-nya, dried whey meskipun berasal dari susu, tetapi juga digunakan oleh produk Mazuri Guinea Pig Food yang di approve sebagai salah satu produk yang layak digunakan untuk GP.
- Mengandung BHA dan BHT yang merupakan bahan pengawet yang berbahaya bagi GP. Copas pendapat sis kunkun via BBM waktu rembukan kemaren “Pemberian banyak atau sedikit mungkin pengaruhnya tidak akan berbeda jauh, karena efeknya adalah efek yang akan terjadi dalam jangka panjang”
- Banyak sekali kandungan corn dan wheat products.

3. Pellet Brown Encore

Kenapa Encore saya masukkan disini? Karena Encore kandungannya mirip dengan CP Diet. Sebenarnya tidak ada pendapat dari GPC maupun GL tentang penggunaan produk Encore ini, ini murni merupakan hasil rembukan GPL sendiri setelah mempertimbangkan kalau kita harus punya alternatif lain yang tidak mengandung pengawet seperti BHA/BHT (meskipun mungkin riskynya jg ga jauh2 beda).

Komposisi Encore :
Soybean Meal, Alfalfa Meal, Wheat Flour by-Product less than 9.5% fiber, Maize Grain Ground, Oat Groats, Dehulled Soybean Meal, Maize Gluten Meal, Soybean Oil, Calcium Carbonate, Dicalcium Phosphate, Dried Beet Sugar Molasses, Yeast Brewers Dehydrated, Salt, Whey Solids, Vitamin A Palmitate, Cholecalciferol (Source of Vitamin D3), Alpha Tocopherols (Source of Vitamin E), Ascorbic Acid (Source of Vitamin C), Thiamine Mononitrate, Menadione Sodium Bisulfate (Source of Vitamin K Activity), Biotin.

Ingredients Set Elements :
Soybean Meal, Alfalfa Meal, Wheat Flour by-Product less than 9.5% fiber, Maize Grain Ground, Oat Groats, Dehulled Soybean Meal, Maize Gluten Meal, Soybean Oil, Calcium Carbonate, Dicalcium Phosphate, Dried Beet Sugar Molasses, Yeast Brewers Dehydrated, Salt, Whey Solids, Vitamin A Palmitate, Cholecalciferol (Source of Vitamin D3), Alpha Tocopherols (Source of Vitamin E), Ascorbic Acid (Source of Vitamin C), Thiamine Mononitrate, Menadione Sodium Bisulfate (Source of Vitamin K Activity), Biotin

Keterangan tambahan :
Alfalfa meal berbeda dengan alfalfa hay. Alfalfa meal adalah alfalfa hay yang telah dipotong-potong dan dicampurkan dengan beberapa bahan lainnya termasuk mollases sebagai pemanis. Begitu pula dengan timothy meal. (http://wiki.answers.com/Q/Is_there_a…d_alfalfa_meal)

Takaran :
Jangan pernah melebihi 2 sendok makan per hari.

The good news :
- Komposisi memiliki kemiripan dengan CP Diet.
- Harga cukup ekonomis
- Tidak mengandung BHA/BHT

The bad news :
- Kandungan dan komposisis yang berupa produk jagung dan gandum tergolong banyak.
- Mengandung beet product
- Memiliki kandungan whey solids yang merupakan produk turunan susu.
- Memiliki kandungan Cholecalciferol, merupakan sumber vitamin D3 yang berasal dari hewan.
- Mengandung zoo vital biscuit yang warna warni ceria -__-” . Terus terang saya kurang suka dengan tambahan ini karena pasti mengandung artificial coloring yang mungkin sama bahayanya dengan BHA/BHT, kalo mau ngasih mending dibuang aja zoo vital biscuitnya.

4.  Pellet Brown Nutrition Plus

Sama seperti produk Brown Encore, Brown Nutrition Plus merupakan hasil rembukan GPL sendiri tanpa mengacu kepada GPC maupun GL karena kami menganggap perlu ada alternatif lain selain Nova yang mengandung BHA/BHT. Saya sebenarnya pernah bertanya ke forum GPC mengenai produk ini sebelum CP Diet berhenti produksi, dan ini saya kutip pendapat Ly&Pigs saat itu :

I personally don’t like the ingredients list for the Brown’s stuff. Too many fruits, beet products, dried bacterias, wheat flour, a lot of fillers and corn products. Plus artificial colors and flavors. I would stick to what you have. (maksudnya disini adalah CP Diet). 

Hay meal is a bit different than actual hay. The Brown’s pellet does have hay (produk ini) vs. the other one not having hay (Encore) but you have to take into consideration ALL of the ingredients in the pellets.

Komposisi pada pellet Brown Nutrition Plus :
Alfalfa Hay Meal, Timothy Hay Meal, Timothy Hay, Cranberries, Strawberries, Rose Hips, Kiwi, Wheat Flour by-product less than 9.5-percent fiber, Maize Grain Ground, Oat Groats, Dehulled Soybean Meal, Maize Gluten Meal, Soybean Oil,Calcium Carbonate, Dicalcium Phosphate, Dried Beet Sugar Molasses, Yeast Brewers Dehydrated, Salt, Whey Solids, Vitamin A Palmitate, Cholecalciferol (Source of Vitamin D3), Alpha Tocopherols (Source of Vitamin E), Ascorbic Acid (Source of Vitamin C), Thiamine Mononitrate, Menadione Sodium Bisulfate (Source of Vitamin K Activity), Biotin, Choline Chloride, Calcium Pantothenate, Riboflavin, Niacin Supplement, Pyridoxine Hydrochloride, Folic Acid, Copper Proteinate, Calcium Iodate, Cobalt Chloride, Manganese Proteinate, Iron Methionine, Zinc Proteinate, Sodium Selenite, Dried Bacillus Subtilis Fermentation Product, Dried Aspergillus Oryzae Fermentation Product, Dried Lactobacillus Acidophilus Product, Dried Lactobacillus Bulgaricus Fermentation Product, Dried Lactobacillus Lactis Fermentation Product, Lecithin, Natural Mixed Tocopherols, Yucca Schidigera Extract, Rosemary Extract, Titanium Dioxide, (?)Artificial Colors and Flavors Added.

Guaranteed Analysis :
Crude Protein (min)17.25%, Crude Fat (min)2.25%, Crude Fiber (max)16.50%

Takaran :
Jangan pernah melebihi 2 sendok makan per hari.

The good news :
- Mengandung timothy hay
- Harga masih terjangkau

The bad news :
- Mengandung komposisi jagung dan gandum yang banyak
- Mengandung beet product
- Mengandung buah-buahan (yang sebenarnya tidak perlu)
- Memiliki kandungan whey solids yang merupakan produk turunan susu.
- Memiliki kandungan Cholecalciferol, merupakan sumber vitamin D3 yang berasal dari hewan.
- Mengandung artificial flavor and coloring yang mungkin sama bahayanya dgn BHA/BHT

______________________________________________________

Keterangan warna :
- Komposisi berupa jagung, gandum, kacang2an, dll
- Komposisi berasal dari hewani 
- Komposisi berasal dari buah-buahan
- Komposisi berupa dried bacteria
- Komposisi berupa artificial coloring, preservatives dan/atau flavoring
- Komposisi tidak diketahui efeknya 

Sesuai janji saya kemaren, saya bakal ngumumin keputusan tentang pellet setelah beres UAS (meskipun belom beres semuanya, seenggaknya yg ngerepotin udah berakhir  )

Sekedar kilas balik sedikit…
Kemaren terakhir kali saya posting disini dan bicara soal pellet, saya sempat bilang kalau sementara rangers mutusin agar kita tetap merujuk ke apa yang disaranin di GPC yang nyaranin agar tetap pake pellet Nova. Tapi karena yg ngomong itu bukan ahli nutrisinya (Ly&Pigs) jadi rangers sendiri masih ragu karena Nova mengandung BHA/BHT yang jelas2 ditulis sebagai bahan yg harus dihindari di GL. Dan keputusan pastinya baru akan diputuskan oleh rangers setelah nanya ke guinealynx.

Setelah tanya-tanya ke forum gl (tritnya bisa dibaca disini :http://www.guinealynx.info/forums/viewtopic.php?t=64184), disana saya disaranin agar mencoba pelletless diet. Pelletless diet itu pola makan GP yang sama sekali tidak memberikan pellet kepada GP, jadi asupan makanan benar-benar dari hay/rumput dan sayur. Nanti saya akan posting lebih banyak tentang pola makan ini, skg kita ngomongin keputusannya dulu aja ya…hoho…

Saran dari Lynx sangat berbeda dengan apa yang disarankan oleh GPC. Dan terus terang, rangers sendiri juga mikir2 lagi kalo harus nyaranin semuanya buat pindah ke Oxbow karena pasti sangat ngeberatin GP owners lainnya.

Akhirnya setelah rembukan dengan rangers lainnya, kami mutusin ada 3 alternatif pellet yang bisa diberikan:
- Alternatif 1 (yang paling baik) : ganti pelletnya ke Oxbow. Cavy Cuisine untuk yang diatas 6 bulan, Cavy Performance untuk yang dibawah 6 bulan.
- Alternatif 2 (yang paling baik juga) : ganti pola diet dengan pelletless diet. Pelletless diet bahkan dipercaya sebagian orang kalau jauh lebih baik daripada pola diet yang menggunakan pellet.
- Alternatif 3 (kurang disarankan karena risky, tapi paling ekonomis) : pilih salah satu diantara pellet ini : Nova, Browns Encore, atau Browns Nutrition Plus. Pellet2 ini lebih ekonomis dari oxbow, tetapi semuanya mengandung komposisi yang berbahaya bagi GP. Kami sangat menganjurkan agar pemberiannya TIDAK lebih dari 1-2 sendok makan per hari untuk 1 ekor GP-nya.

————————————————————————–

 

Di luar negeri OAT pun masih kontroversial di kalangan pemilik. Ada yang bilang bagus ada juga yang bilang tidak. Dan kita para ranger-pun akhirnya mengambil sikap dan menggali beberapa penelitian KHUSUS yang telah dilakukan mengenai impact akan pemberian oat terhadap Guinea Pig agar GPL bisa mengambil kesepakatan bersama dan keputusan yang tepat untuk kesejahteraan GP kita bersama…

Mari kita bahassss 

————————————–
NOTE ON THE ETIOLOGY OF SCURVY
IN GUINEA-PIGS.
By ARTHUR HARDEN AND SYLVESTER SOLOMON ZILVA.
From the Biochemnical Department, Lis8ter Institute.
http://www.ncbi.nlm.nih.gov/pmc/arti…01191-0092.pdf

mengatakan:
“It is particularly the phvsical condition of the scorbutic diet
of oats which is supposed by them to have a. detrimental effect on the digestive tract of the guinea-pig, causing constipation.”

Pemberian OAT kepada GP menyebabkan detrimental effect di jalur pencernaan GP dan menyebabkan konstipasi.

————————————–

 

Selain itu menurut Jurnal Penelitian Oxbow juga menyebutkan:
http://oxbowaustralia.com/images/Fee…0408%20_2_.pdf

“Typical guinea pig feeds on the market contain high levels of fat, commonly over 3% and as high as 5%. These feeds contain corn, oats, and other grains that are designed to appeal to the consumer, but raise the starch and energy content of the food. When these high-fat foods are fed freechoice, obesity can occur. Obesity not only leads to the previously mentioned health problems, but can also prevent coprophagy, which is necessary for the maintenance of normal gastrointestinal health.”

Berbagai makanan guinea-pig di pasar mengandung fat yang tinggi dan over 3-5% untuk menarik konsumen tapi mereka menaikkan gandum2an dan energi di dalam makanan tersebut yang mengakitkan obesitas. Obesitas adalah pemicu berbagai macam penyakit yang telah disebutkan juga akan menahan copropahgy yang PENTING untuk maintanance kesehatan pencernaan GuineA pig

—————————————-

 

Dan lalu pemberian OAT secara khusus dalam penelitian mengenai Scurvy dan relasinya diberikan statement oleh :

http://www.jbc.org/content/25/3/409.full.pdf
THE NATURE OF THE DISEASE DUE TO THE EXCLUSIVE
DIET OF OATS IN GUINEA PIGS AND
RABBITS.
BY CASIMIR FUNK.
(From the Huntington Fund, Loomis Laboratory, and the Harriman Research
Laboratory, New York.)
(Received for publication, May 9, 1916.)

di dalam penelitiannya menyebutkan bahwa diet eksclusive berdasar OAT menghasilkan scurvy dan menyebabkan kematian di dalam waktu beberapa bulan. Hasil penelitian bisa dilihat disana.

—————————————

 

KESIMPULAN
OAT/OATMEAL/GRAINS serta makanan lain yang mengandung karbohidrat adalah pada dasarnya untuk manusia. Mereka mengandung GLicemiks INdeks yang tinggi yang belum tentu bisa ditolerir oleh Guinea Pig yang menyebabkan penyakit-penyakit lain (konstipasi, kembung, obesitas, kolestrol, vitamin C deficiency, gastrointestinal, ileus, obesity, enteritis and urolithiasis).
Oleh karena itu, pemberiannya harus sangat dibatasi pada saat-saat terdarurat (sakit/lemas parah) Inipun disarankan berdasarkan beberapa dokter hewan untuk membantu kekuatan pada GP.

OATS SEBAGAI TREATS?
OH IT’S A BIG NO NO!
Kami, GPL, sangat tidak menyarankan memberikan OAT sebagai treats atau apalagi sebagai pengganti pelet atau makanan peneman pelet (dicampur) atau pengganti sayur apalagi pengganti hay  
Sangat riskan untuk mempertaruhkan kesehatan GP Anda dengan hanya memberikan oat sebagai treats serta masih banyak treats lain yang bisa digunakan selain OAT.

salah satu peringatan keras dari Guinea Pig Owner:
http://au.answers.yahoo.com/question…1045915AA1SV8n
“No, they should not have oats. They are full of sugars (carbohydrates) and run the risk of causing stasis or other GI problems. Never take this risk. It is not worth it when they are many more things you can feed your guinea pig.”

 

OATS SEBAGAI PENAIK BERAT BADAN GP?
a big NO NO NO NO NO!
Karbohidrat dalam bentuk apapun memang bisa menaikkan berat badan GP
tapi bila GP anda sakit akibat pencernaan tidak seimbang, mereka malah akan turun berat badan jauh dan pada akhirnya meninggal (seperti penelitian2 exclusive diet oat yang menunjukkan semua GP percobaan akhirnya meninggal dalam waktu 2 bulan)

Cukuplah gunakan kombinasi sayuran yang sehat, pelet secukupunya, vitamin C dan perawatan yang baik serta treat2 yang bisa diterima GP, niscaya berat badan merekapun naik perlahan 

CONTOH: JOJO BABON 1,7KG!-> tanpa oatmeal loh 

http://www.swanimalhospital.net/html…eapiginfo.html
Items high in sugars (fruit, baby carrots, tomatoes, corn, etc) or high in protein (seeds, oats, alfalfa) should be especially limited as they easily cause bloat or diarrhea which can be deadly.

PANDANGAN GPL TERHADAP OAT
Jadi, really, GPL menyarankan untuk menghindari oat dalam bentuk apapun terkecuali merupakan saran dokter untuk memberikannya dan itupun harus dalam dosis yang sangat limited. Pastikan dosis oat yang diberikan dokter untuk GP Anda aman. Dan juga ingat: TIDAK SEMUA DOKTER ADALAH CAVY SAVY.

Notes: semua yang penulis ambil berdasarkan kesimpulan fakta dan penelitian yang telah terjadi dan tidak dibuat-buat  Semua keputusan dikembalikan ke owner kembali dan GPL hanya mampu memberikan saran serta fakta. 

  • Minuman BeralkoholMinuman beralkohol yang dibuat dari etanol (gandum dan ethyl alkohol). Etanol beracun untuk hewan peliharaan, termasuk guinea pig, adapun etanol merupakan bahan paling berbahayaGejala-gejala keracunan alkohol pada kucing termasuk refleks menurun dan hilangnya koordinasi sistem syaraf tubuh. Gejala ini biasanya terjadi 15 sampai 20 menit setelah konsumsi.hewan peliharaan yang telah tertelan minuman beralkohol akan menunjukkan tanda-tanda depresi pernapasan. Perhatian medis segera sangat penting untuk hewan peliharaan yang telah menelan jumlah yang cukup besar dari minuman beralkohol untuk merangsangnya muntah.
  • Alpukat (Var. Guatemalan)

    Alpokat adalah tanaman asli dari Amerika Tengah dan Amerika Selatan yang saat ini telah dibudidayakan secara ekstensif di berbagai negara, khususnya daerah tropis hingga subtropis. Terdapat tiga varietas utama dari alpokat yaitu Guatemalan, Mexican dan West Indian yang meliputi berbagai strain alpokat. Dari tiga varietas tersebut, hanya varietas Guatemalan yang bersifat toksik. Semua bagian dari tanaman tersebut bersifat toksik bila dimakan oleh ternak. Biji alpokat khususnya sangat toksik bagi babi.

    Alpukat Var. Guatemalan Berasal dari dataran tinggi Amerika Tengah beriklim sub tropis ( 800 – 2.400 m dpl). Kurang tahan terhadap suhu dingin ( toleransi sampai -4,5 derajat C). Daunnya tidak berbau adas. Buah mempunyai ukuran yang cukup besar, berat berkisar antara 200 – 2.300 gram, kulit buah tebal, keras, mudah rusak dan kasar ( berbintil-bintil ). Masak buah antara 9 – 12 bulan sesudah berbunga. Bijinya relatif berukuran kecil dan menempel erat dalam rongga, dengan kulit biji yang melekat. Daging buah mempunyai kandungan minyak yang sedang.

    Konsumsi daun alpokat var. Guatemalan dapat mempengaruhi kesehatan hewan yang sedang dalam masa menyusui dengan menimbulkan gejala non-infectious agalactia dan mastitis. Dalam suatu wabah keracunan daun alpokat pada kambing, kelenjar kambing terlihat oedematous dan susu mengalami pengerasan. daun merupakan sumber toksisitas utama dari tanaman ini. Toxin alpokat memiliki predisposisi khusus untuk mempengaruhi kelenjar hewan yang sedang menyusui.

    Mastitis akan terjadi dalam 24 jam setelah diberi daun alpokat, yang terlihat berupa pengerasan dan pembengkakan kelenjar susu, sekitar 75% penurunan produksi susu; susu terlihat berair, keras dan seperti keju. batuk, lemah/depresi, malas bergerak, kesulitan bernapas.

  • Biji Buah Apel

    Biji apel mengandung asam cyanogenic. Rongga didalam buah cherry, dan biji dari buah yang terkait, termasuk persik, plum, almond, pir, dan aprikot, mengandung glikosida cyanogenic. Tubuh Anda dapat mendetoksifikasi sejumlah kecil senyawa sianida. Jika Anda tanpa sengaja makan biji ceri dalam pie atau menelan biji apel satu atau dua, anda mungkin akan baik-baik saja.

    Sebenarnya, jika Anda menelan biji beberapa keseluruhan, Anda akan menyerap minimal dari senyawa-senyawa beracun. Mengunyah biji membuat jauh lebih berbahaya bagi kesehatan anda. anak-anak dan hewan peliharaan jauh lebih mungkin untuk menderita keracunan dari makan biji buah-buahan tersebut.

    Gejala keracunan ringan termasuk sakit kepala, pusing, kecemasan, dan muntah-muntah. Dosis yang lebih besar dapat menyebabkan kesulitan bernapas, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, serta gagal ginjal. Pada tingkat lanjut dapat berakibat koma, kejang-kejang, dan kematian karena gangguan pernapasan.

  • Rongga Buah Apricot

    Aprikot mengandung bahan kimia, Amygdalin, yang dapat dikonversi menjadi sianida dalam tubuh. Pada tahun 1950, beberapa praktisi kesehatan alternatif mempromosikan bahan kimia seperti Laetrile sebagai alternatif dalam pengobatan kanker karena diyakini sianida dapat membunuh sel kanker.

    Studi dilakukan pada hewan dan pada manusia dan menunjukkan bahwa Laetrile berguna sebagai pengobatan kanker, tetapi mempunyai efek racun sianida yang cukup kuat.

  • Brokoli

    Bahan beracun dalam brokoli adalah isotiosianat dan dilaporkan dapat mengakibatkan iritasi saluran pencernaan  jika dikonsumsi oleh hewan peliharaan itupun dalam jumlah banyak. Brokoli dapat diberikan ke GP hanya 1-2 kuntum kecil sebanyak 1-2 kali seminggu

  • Biji dan Rongga Buah Cherry

    Seperti Biji apel lubang dan biji pada buah cherry juga mengandung Glikosida cyanogenic. Gejala keracunan ringan termasuk sakit kepala, pusing, kecemasan, dan muntah-muntah. Dosis yang lebih besar dapat menyebabkan kesulitan bernapas, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, serta gagal ginjal. Pada tingkat lanjut dapat berakibat koma, kejang-kejang, dan kematian karena gangguan pernapasan.

  • CokelatTheobromine, komponen dalam coklat, adalah senyawa beracun dalam coklat. Kafein juga terdapat dalam coklat, tetapi dalam jumlah yang jauh lebih kecil dari Theobromine. Theobromine dan Kafein adalah anggota dari kelas obat yang disebut Methylxanines.Efek Theobromine dan kafein efek pada tubuh :
    • Stimulasi Kardiovaskular
    • Tekanan darah meningkat (ringan)
    • Mual dan muntah

    Mengapa cokelat tidak beracun bagi manusia ?

    Manusia dapat memecah dan mengeluarkan Teobromina lebih efisien daripada hewan peliharaan

    berikut adalah kadar Theobromine perkiraan dari berbagai jenis cokelat:

    • Bubuk kakao kering = 800 mg / oz
    • Roti Cokelat (Tanpa pemanis coklat) = 450 mg / oz
    • Biji Kakao = 255 mg / oz
    • Cokelat setengah manis dan cokelat hitam manis = 150-160 mg / oz
    • Susu coklat = 44-64 Theobromine per ons
    • Coklat putih mengandung cukup banyak methylxanthines.
  • Permen dan Kembang Gula lainnyaXylitol adalah pengganti gula yang digunakan dalam permen karet, vitamin kunyah, permen, pasta gigi, dan produk lainnya. Meskipun studi empiris mengindikasikan xylitol mungkin aman untuk hewan peliharaan, pernah ada kasus makanan, permen dan pasta gigi yang mengandung xylitol menyebabkan kerusakan hati dan harus dihindari.
  • KopiMengandung caffine dan theobromine, dapat mempengaruhi kesehatan jantung dan sistem saraf
  • Kacang MacadamiaSenyawa beracun ini tidak diketahui tetapi mempengaruhi kacang makadamia adalah untuk menyebabkan kesulitan bergerak. hewan peliharaan mengembangkan getaran otot rangka, dan kelemahan atau kelumpuhan bagian belakangnya. hewan peliharaan yang terkena dampak sering terlihat tertekan, biasanya terengah-engah. Beberapa hewan peliharaan yang terkena mengalami pembengkakan tungkai dan nyeri.
  • JamurJamur liar dapat menyebabkan sakit perut, produksi air liur, yang berlebih, kerusakan hati, kerusakan ginjal, muntah, diare, kejang, koma, atau kematian pada hewan peliharaan.
  • BawangMenelan jumlah kecil dapat mengakibatkan gangguan pencernaan ringan, sedangkan jumlah yang lebih besar dapat menyebabkan anemia berat, terutama dengan jangka panjang konsumsi (seperti menaburkan pada makanan hewan peliharaan Anda). Efek toksik dari bawang merah adalah sama apakah produk tersebut mentah, dimasak atau dikeringkan.
  • Biji dan Rongga Buah Peach  Seperti Biji apel biji dan lubang pada buah persik juga mengandung Glikosida cyanogenic. Gejala keracunan ringan termasuk sakit kepala, pusing, kecemasan, dan muntah-muntah. Dosis yang lebih besar dapat menyebabkan kesulitan bernapas, peningkatan tekanan darah dan denyut jantung, serta gagal ginjal. Pada tingkat lanjut dapat berakibat koma, kejang-kejang, dan kematian karena gangguan pernapasan.
  • Daun dan Buah Kentang Kentang telah muncul dalam buku-buku sejarah kita sejak diperkenalkan ke Eropa pada abad 16. Mereka muncul sebagian besar karena kegagalan panen dan kelaparan yang parah. Kentang mengandung racun Glycoalkaloid dalam batang dan daun dan bahkan di kentang itu sendiri jika dibiarkan dan didiamkan hingga berubah menjadi kehijauan (hijau adalah karena konsentrasi tinggi racun glycoalkaloid). Keracunan jarang terjadi, Kematian biasanya terjadi setelah periode kelemahan dan pusing, diikuti oleh koma. Mayoritas kasus kematian oleh kentang dalam lima puluh tahun terakhir di Amerika Serikat dikarenakan makan kentang yang sudah hijau atau minum teh daun kentang.
  • Daun RhubarbBagian daunnya mengandung jumlah Asam Oksalat yang cukup tinggi, yang merupakan asam nefrotoksik dan korosif yang hadir dalam banyak tanaman. Gejala keracunan meliputi gangguan ginjal, kejang-kejang dan koma. Tak jarang dapat berakibat fatal. LD50 (dosis mematikan median) untuk asam oksalat murni pada Guinea Pig adalah sekitar 375 mg / kg berat badan, atau sekitar 25 gram untuk 65 kg pada manusia.
  • GaramToksisitas garam dapat menjadi sangat parah dan hasil dalam tanda-tanda neurologis seperti hilangnya koordinasi, kejang dan pembengkakan otak, dan perlu diperlakukan dengan hati-hati oleh dokter hewan.
  • TehSama seperti cokelat, Daun Teh juga mengandung caffeine dan Theobromine, yang dapat mempengaruhi kesehatan jantung dan sistem saraf pada guinea pigs.
  • Daun dan tangkai TomatTomat adalah tanaman berbuah yang termasuk golongan nightshades, seperti jenis nightshades lainnya, daun tomat dan batang mengandung Atropin dan Alkaloid Tropane lain yang beracun jika tertelan, menyebabkan kerusakaan organ pencernaan, dan nervous. Daun, batang, dan buah mentah hijau dari tanaman tomat juga mengandung sejumlah kecil tomatine alkaloid beracun, meskipun tingkatnya kecil untuk menjadi berbahaya. Tomat matang tidak mengandung tomatine, tanaman tomat dapat menjadi racun bagi hewan peliharaan jika mereka makan dalam jumlah besar buah, atau mengunyah bagian dari tanaman.
  • Ragi/adonan kue (yeast)Adonan yang telah tercampur ragi di dalamnya menimbulkan bahaya untuk hewan peliharaan yang mengkonsumsinya. Resiko pertama adalah karena adonan mengandung gas maka akan naik dan mengembang setelah tertelan,mengakibatkan rasa mual dan diare,dan juga dapat menyebabkan kerusakan usus. Ragi juga dapat memfermentasi gula, dan menghasilkan ethanol (alkohol) yang akan menimbulkan keracunan pada hewan.
  • Petai CinaPetai Cina (Leucaena leucocephala) adalah tanaman asli yang banyak tumbuh di daerah tropis dan subtropis seperti Indonesia, Malaysia, Filipina dan Australia bagian utara. Tanaman ini telah dibudidayakan pada beberapa negara tropis untuk digunakan sebagai pakan ternak. Petai cina bersifat palatable, mudah dicerna dan bergizi, dan mengandung 25% protein, tetapi mengandung sodium dan iodium yang rendah. Potensi toksisitas dari tanaman ini adalah kandungan Asam Amino Non-Protein, merupakan senyawa toksik yang dapat mengganggu kesehatan hewan peliharaan.
    Keracunan tanaman ini dapat menimbulkan kerontokan bulu, kurang nafsu makan, kehilangan bobot badan, rendahnya kesuburan, katarak pada mata, kuku kaki yang terkelupas dan bahkan kematian. Diet pakan berisi petai cina untuk hewan dianjurkan untuk tidak lebih dari 10%.
  • SingkongSingkong/Ketela Pohon/Ubi Kayu atau (Manihot utilissima) merupakan salah satu tanaman yang mengandung Glikosida Cyanogenic, Cyanogenic glycoside dapat dihidrolisasi oleh asam lambung sehingga dapat mengeluarkan HCN (sianida) yang bersifat beracun bagi kesehatan hewan herbivora. Keracunan ditandai dengan pernapasan yang dalam dan cepat, denyut nadi tidak teratur dan lemah, produksi air liur yang berlebih, kejang, koma dan kematian. Darah akan bewarna merah pucat karena mengandung oxyhemoglobin yang tinggi.  
  • Talas/Keladi Meskipun umbi serta daunnya jika diolah secara benar dan matang dapat dikonsumsi namun jika Bagian dari tumbuhan seperti umbi, batang serta daun talas dan verbagai jenis varietasnya (Caladium) yang mentah cukup membahayakan.Talas mengandung Kalsium Oksalat, yang jika tertelan dapat menyebabkan iritasi parah pada mulut dan tenggorokan dan juga dapat menjadi iritasi pada saluran pencernaan. anak-anak serta hewan peliharaan  yang mungkin menggigit pada dedaunan dan bagian tumbuhan semua berisiko.Sumber :

    http://www.guinealynx.info/healthycavy.html

    http://www.cavyspirit.com

    http://www.kornage.co.uk/feeding_guinea_pigs.htm.

    http://chemistry.about.com/b/2007/09/12/yes-apple-seeds-and-cherry-pits-are-poisonous.htm

    http://en.allexperts.com/q/Guinea-Pigs-1574/bad-foods.htm

    http://members.aol.com/squeakpig/vitc.html – uses info from:
    United States Department of Agriculture: Food Industry Red Book: Nutrient Tables. US Government Printing Office (1998). Washington, DC:
    http://www.thefruitpages.com/contents.shtml – uses info from:  Nevo Foundation: Nevo table, Netherlands Nutrition Centre (1996)
    http://www.naturalhub.com/natural_f…t_vitamin_c.htm – uses info from: Unites States Department of Agriculture: Nutrient Database for Standard Reference, Release 12 (1998)

    http://en.wikipedia.org/wiki/List_of_poisonous_plants

    http://vetmedicine.about.com/od/toxicology/Toxicology_Poisons_.htm

    http://www.vetinfo.com/dtoxin.html+

    http://www.feednfarm.com/petsandpoison.html

    http://listverse.com/2009/01/06/top-10-poisonous-foods-we-love-to-eat/

    http://www.petalia.com.au/templates/storytemplate_process.cfm?story_no=257

    http://vetmedicine.about.com/cs/nutritiondogs/a/chocolatetoxici.htm

    http://bbalitvet.litbang.deptan.go.id

    http://museum.gov.ns.ca/poison/?section=species&id=73

    http://www.petinsurance.com/healthzone/education/pet-poisons-and-toxins/toxic-food-for-pets.aspx

    http://arenlovesu.blogspot.com/2010/06/budidaya-alpukat.html

    *thanks a lot bro Kaku :D

Sekilas Rumput (by Bro Rdhaff)

Posted: May 13, 2011 in Hay

Hampir semua jenis rumput dikonsumsi oleh GP kita, kita sebagai owner harus bisa memilih mana yg lebih baik, aman, layak, sangat di sukai dan tidak berduri, tajam, beracun.

lokasi rumput yang akan di ambil

sebaiknya pilih lokasi rumput yang jauh dari pinggir jalan umum yang selalu di lewati kendaraan agar rumput yang di dapat bersih dan tidak terkontaminasi kotoran hewan lain dan kotoran lainnya seperti bahan kimia, sampah, dsb. Untuk pengambilan di daerah perkebunan perhatikan terlebih dulu lokasi tersebut tidak terkena perlakuan herbisida.

Cara pengambilan rumput
Rumput yg akan di ambil sebaiknya yang masih muda karena proteinnya tinggi, untuk pengambilan rumput sebaiknya di petik menggunakan tangan tergantung jenis rumput dan kwantitinya
apa bila harus menggunakan alat bantu pisau atau arit haruslah bersih tidak berkarat.

Storage Rumput
penempatan stock rumput apabila banyak gunakan keranjang yang sisinya bolong-bolong agar rumput tidak cepat menguning dan tetap terkena aliran udara.

Porsi memberikan rumput

System pencernaan Guinea Pig cepat dan untuk mencegah gigi GP yg tumbuh terus menerus dan tidak terlalu panjang, rumput harus di berikan dengan takaran yang tidak terbatas (unlimited). Pemberian rumput kepada Guinea Pig bisa menggunakan keranjang rumput khusus Guinea pig (yang umum disebut hay rack) agar rumput tidak terijak2 oleh Guinea Pig. pemberian langsung di atas bedding sebaiknya di beri porsi secukupnya guna menghindari rumput yang terbuang akibat kotor karena terinjak-injak dan tercemar pup/pee GP, meskipun demikian pemberian rumput ini harus dilakukan terus menerus agar persediaan rumput di kandangnya tetap ada agar GP kenyang secara terus menerus. Jangan sampai tidak terdapat rumput sama sekali pada kandang GP, jadi sering-seringlah mengecek persediaan rumput di kandang GP.

Beberapa Jenis rumput untuk pakan Guinea Pig

Rumput Malela (Brachiaria mutica)

Brachiaria mutica (Forsk.) Stapf.
Nama umum Indonesia:Rumput malela

Brachiaria mutica

Klasifikasi
Genus: Brachiaria
Spesies: Brachiaria mutica (Forsk.) Stapf.

Synonyms = Panicum muticum Forsk.

Rumput ini adalah jenis rumput merambat,batang kosong (berongga) merambat dan lunak, sangat berbulu panjang setolan bisa mencapai 5m, daun bisa mencapi 30cm, batang berbulu. Dapat hidup pada tepi2 sungai, daerah yang tanahnya lembab atau di daerah yg curah hujannya tinggi. rumput ini juga biasa di peruntukkan untuk pakan sapi. Di anjurkan mengambil yg masih muda, karena protein relatif lebih tinggi dan lembut.

Tidak beracun
Sangat di sukai oleh Guinea Pig kita.

Kandungan Nutrisi (berbeda2 tergantung kondisi tanah)

Protein 8.3 – 13.4 % P 0.33 % K 2.70 % Ca 0.32 % ADF 34.1 – 38.3 % NDF 62.1 – 68.2 %

Berikut adalah gambar-gambar rumput malela (klik untuk perbesar):

Gambar-gambar diatas adalah gambar rumput malela ketika masih muda, ketika rumput tersebut menua, rumput malela akan mengeluarkan bunga sehingga tampak seperti ini :
Sementara, penampakan bunga dari rumput malela terlihat seperti ini :
Sebagian sumber :
Rumput Belulang (Eleusine indica)
Rumput Belulang
Eleusine indica (L.) Gaertn
Nama umum
Indonesia:Rumput belulang, [jampang, carulang (Sunda)], [suket lulangan, suket welulang (Jawa)]Rumput Belulang

Klasifikasi
Kingdom: Plantae (Tumbuhan)
Subkingdom: Tracheobionta (Tumbuhan berpembuluh)
Super Divisi : Spermatophyta (Menghasilkan biji)
Divisi : Magnoliophyta (Tumbuhan berbunga)
Kelas : Liliopsida (berkeping satu / monokotil)
Sub Kelas : Commelinidae
Ordo : Poales
Famili : Poaceae (suku rumput-rumputan)
Genus : Eleusine
Spesies : Eleusine indica (L.) Gaertn

Jenis rumput belulang ini Tumbuh liar, biasanya di lapangan atau pinggir pinggir jalan, memmiliki sedikit bulu halus, akar sangat kuat, dapat tinggi sampi 50cm.
rumput ini sebagai makan ternak oleh peternak Guinea pig sejak dulu. dari beberapa situs yg pernah saya baca rumput ini juga di berikan sebagai pakan kambing. rumput ini sangat terbatas untuk jumlah besar.
sangat di sukai Guinea Pig. Di anjurkan mengambil yg masih muda, karena protein relatif lebih tinggi dan lembut.


rumput belulang -/+ satu minggu


dari dekat terdapat sedikit bulu halus


yg ini tanaman belakang rumah sudah berbunga 

Sebagian sumber :
Jenis rumput lain yang dapat dikonsumsi oleh GP :

Rumput Jamarak (Setaria barbata)
Rumput Nyabuk (Isache Globosa)
Cyrtococcum patent
dll

HAY (dibaca heiy)

Tanaman hijauan yang di awetkan dengan cara di keringkan dibawah sinar matahari kemudian di simpan dalam bentuk kering dengan kadar air 12%-30% disebut HAY.

Pengawetan dengan cara ini jarang di lakukan oleh peternak di Indonesia, mungkin karena jumlah hijauan yang tersedia relatif tak terbatas. Lain halnya dengan di negara empat musim, dimana hijauan yang tersedia pertahun sangat amat terbatas. Tak dapat di pungkiri bahwa ketersediaan hijauan yang tak terbatas di Indonesia, justru lebih menyusahkan peternak di saat musim panas, walaupun sebetulnya hijauan relatif masih tersedia.

Sebaliknya di negara empat musim dimana selama hampir delapan bulan hijauan tidak tersedia, namun mereka tidak pernah merasa kesulitan apalagi mengalami kerugian.

Penyebabnya adalah mereka lebih berpengalaman menghadapi masa paceklik hijauan, yang mereka atasi dengan berbagai cara melakukan penimbunan hijauan yang telah di awetkan,sebelum musim paceklik tiba.

Pembuatan hay adalah metoda yang sudah sangat lama / tua mereka lakukan. Metoda ini dapat dilakukan dengan menggunakan peralatan yang sederhana, dan biaya yang paling rendah.

Metoda ini dilakukan peternak di seluruh dunia, pelaksanaannya berbeda-beda namun semua mengikuti prinsip dasar yang sama, yaitu mengurangi kadar air yang terkandung dengan mempertahankan kandungan nutrisi sebanyak mungkin.

Tujuan pembuatan Hay:

Tujuan lain dalam pembuatan Hay adalah untuk untuk menyeragamkan waktu panen agar tidak mengganggu pertumbuhan tanaman /rumputan pada periode berikutnya, sebab tanaman yang seragam akan memilik daya cerna yang lebih tinggi.

Tujuan khusus pembuatan Hay adalah agar tanaman hijauan (pada waktu panen yang berlebihan) dapat disimpan untuk jangka waktu tertentu sehingga dapat mengatasi kesulitan dalam mendapatkan pakan hijauan pada musim kemarau.

Prinsip dasar

Prinsip dasar dari pengawetan dengan cara dibuat hay adalah dengan cara mengeringkan hijauan, baik secara alami (menggunakan sinar matahari) maupun menggunakan mesin pengering (dryer). Adapun kandungan air hay ditentukan sebesar 12-20 %, hal ini dimaksud agar hijauan saat disimpan sebagai hay tidak ditumbuhi jamur. Jamur akan merusak kualitas hijauan yang telah diawetkan menjadi hay.

Bahan pembuatan Hay

Bahan untuk pembuatan hay adalah segala macam hijauan yang di sukai oleh ternak ruminansia. Cara memanen dan menangani paska panen sangat mempengaruhi kualitas hay. Cara memanen yang kurang baik akan mengakibatkan banyaknya hijauan yang akan tercecer dan terbuang. Juga bila hijauan telah dipanen harus diletakkan ditempat yang teduh dan memadai, karena jika tertimpa hujan maka kualitas hijauan tersebut akan menurun.

Proses pengeringan yang berlangsung terlalu lama akan mengakibatkan kehilangan nutrisi dan memudahkan tumbuhnya jamur. Pengeringan yang berlebihan juga akan menurunkan kualitas hay.

Syarat hijauan (tanaman) yang dibuat Hay :

- Bertekstur halus atau yang berbatang halus agar mudah kering

- Dipanen pada awal musim berbunga.

- Hijauan (tanaman) yang akan dibuat hay dipanen dari area yang subur.

- Hijauan yang akan diolah harus dipanen saat menjelang berbunga (berkadar

protein tinggi, serat kasar dan kandungan air optimal), sehingga hay yang

diperoleh tidak berjamur (tidak berwarna “gosong”) yang akan menyebabkan

turunnya palatabilitas dan kualitas.

Bahan tambahan

Agar hay dapat lebih awet disimpan, maka biasanya diberi pengawet. Adapun macam-macam pengawet yang dapat dipakai antara lain garam dapur (Nacl), asam propionic, dan amonia cair.

Garam:

sebagai pengawet diberikan 1-2% akan dapat mencegah timbulnya panas karena kandungan uap air, juga dapat mengontrol aktivitas mikroba, serta dapat menekan pertumbuhan jamur.

Asam propionic:

berfungsi sebagai fungicidal dan fungistalic yaitu mencegah dan memberantas jamur yang tumbuh serta tidak menambah jumlah jamur yang tumbuh. Adapun pemberian untuk hay yang diikat (dipak) sebanyak 1% dari berat hijauan.

Amonia cair:

juga berfungsi sebagai fungicidal dan pengawet, mencegah timbulnya panas, meningkatkan kecernaan hijauan tersebut dan memberikan tambahan N yang bukan berasal dari protein (NPN).

Sekarang banyak di jual bahan tambahan ini disebutnya Inoculan, merk dagang bermacam-macam juga

Proses pembuatan hay

Hijauan segar yang terkumpul di gelar dalam tumpukan setipis mungkin saat dijemur dibawah sinar matahari. hijauan hendaknya dibalik tiap 2 jam. Lama pengeringan tergantung tercapainya kandungan air antara12-20 % . Untuk mengechek kandungan air ini, kalau sekala sangat besar bisa beli alatnya, kalau untuk sekala rumahan “perlu banyak pengalaman”

Metoda penjemuran:

a. Metode Hamparan

Merupakan metode sederhana, dilakukan dengan cara meghamparkan hijauan yang sudah dipotong di lapangan terbuka di bawah sinar matahari. Setiap hari hamparan di balik-balik hingga kering. Hay yang dibuat dengan cara ini biasanya memiliki kadar air: 20 – 30% (tanda: warna kecoklat-coklatan).

b. Metode Pod

Dilakukan dengan menggunakan semacam rak sebagai tempat menyimpan hijauan yang telah dijemur selama 1 – 3 hari (kadar air ±50%). Hijauan yang akan diolah harus dipanen saat menjelang berbunga (berkadar protein tinggi, serat kasar dan kandungan air optimal), sehingga hay yang diperoleh tidak berjamur (tidak berwarna “gosong”) yang akan menyebabkan turunnya palatabilitas dan kualitas.

Bagi Pemula:

Lakukan proses ini dengan jumlah hijauan sedikit-sedikit terlebih dahulu, dengan bervariasi kelembabannya, kemudian simpan beberapa minggu ditempat yang bersih dan terlindung dari hujan.

Sesudah itu di periksa lagi keadaannya. Yang paling baik hasilnya, adalah yang kelembabannya paling mendekati persyaratan. Lalu berikan pada ternak berbagai hay tersebut, amati mana yang paling disukai ternak.

Setelah mengetahui mana yang baik dan mana yang disukai, barulah membuatnya dalam jumlah banyak sesuai dengan kebutuhan, jumlahnya lebih baik berlebih dari pada kurang

Adapun kriteria hay yang baik :

· Berwarna tetap hijau meskipun ada yang berwarna kekuningkuningan.

· Daun yang rusak tidak banyak, bentuk hijauan masih tetap utuh dan jelas, tidak terlalu kering sebab kalu kering maka akan mudah patah.

· Tidak kotor dan tidak berjamur.

· Mohon di ingat Alat Pengukur Parameter keberhasilan pembuatan hay yang terbaik adalah Ternak yang akan memakannya

Penyimpanan Hay

Hay harus di simpan di tempat yang kering, terlidung dari air hujan, sebaiknya jangan di letakan di atas tanah, karena tanah bersifat lembab.

Cara penympanan yang murah dan sangat efektif adalah dengan menggunakan Ten Ton ( mereka menyebutnya dengan Tenda Tony), seperti pada gambar berikut.

TenTon, Tempat Penyimpanan Hay
Cara ini tergolong yang termudah, KALAU NGGAK ADA HUJAN BOSS !!!

source: http://tonysapi.multiply.com/journal/item/16

Ada 2 metode pembuatan Hay yang dapat diterapkan yaitu:

1) Metode Hamparan

Merupakan metode sederhana, dilakukan dengan cara meghamparkan hijauan
yang sudah dipotong di lapangan terbuka di bawah sinar matahari.
Setiap hari hamparan di balik-balik hingga kering. Hay yang dibuat
dengan cara ini biasanya memiliki kadar air: 20 – 30% (tanda: warna
kecoklat-coklatan).

2) Metode Pod

Dilakukan dengan menggunakan semacam rak sebagai tempat menyimpan
hijauan yang telah dijemur selama 1 – 3 hari (kadar air ± 50%).
Hijauan yang akan diolah harus dipanen saat menjelang berbunga
(berkadar protein tinggi, serat kasar dan kandungan air optimal),
sehingga hay yang diperoleh tidak berjamur (tidak berwarna “gosong”)
yang akan menyebabkan turunnya palatabilitas dan kualitas.

 

Prinsip dasar dari pengawetan dengan cara dibuat hay adalah dengan cara mengeringkan hijauan, baik secara alami (menggunakan sinar matahari) maupun menggunakan mesin pengering (dryer). Adapun kandungan air hay ditentukan sebesar 12-20 %, hal ini dimaksud agar hijauan saat disimpan sebagai hay tidak ditumbuhi jamur. Jamur akan merusak kualitas hijauan yang diawet menjadi hay. Adapun tujuan pembuatan hay adalah untuk penyediaan hijauan untuk pakan ternak pada saat kritis dan pada saat ternak diangkut untuk jarak jauh. Hay merupakan pakan yang dapat diperjual-belikan jadi merupakan komoditas yang dapat diperdagangkan. Hal tersebut ditunjang oleh masa panen hijauan dalam waktu yang tepat, dimana produksi hijauan sedang berlebih. Bahan untuk pembuatan hay sangat bergantung dari cara panennya, sebab panen yang kurang baik akan mengakibatkan banyaknya hijauan yang akan tercecer dan terbuang. Juga bila hijauan telah dipanen dan belum sempat ditempat yang teduh dan memadai, tertimpa hujan maka kualitas hijauan tersebut akan menurun. Proses pengeringan yang berlangsung terlalu lama akan mengakibatkan kehilangan nutrisi dan memudahkan tumbuhnya jamur. Pengeringan yang berlebihan juga akan menurunkan kualitas hay.

Syarat hijauan (anaman) yang dibuat Hay :
- Bertekstur halus.
- Dipanen pada awal musim berbunga.
- Hijauan (tanaman) yang akan dibuat hay dipanen dari area yang subur.
Agar hay dapat lebih awet disimpan, perlu diberi pengawet. Adapun macam-macam pengawet yang dapat dipakai antara lain garam dapur (Nacl), asam propionic, dan amonia cair. Garam sebagai pengawet diberikan 1-2% akan dapat mencegah timbulnya panas karena kandungan uap air, juga dapat mengontrol aktivitas mikroba, serta dapat menekan pertumbuhan jamur. Asam propionic berfungsi sebagai fungicidal dan fungistalic yaitu mencegah dan memberantas jamur yang tumbuh serta tidak menambah jumlah jamur yang tumbuh. Adapun pemberian untuk hay yang diikat (dipak) sebanyak 1% dari berat hijauan. Amoniak cair juga berfungsi sebagai fungicidal dan pengawet, mencegah timbulnya panas, meningkatkan kecernaan hijauan tersebut dan memberikan tambahan N yang bukan berasal dari protein (NPN).
Langkah Pembuatan Hay
Alat
1. Sabit rumput/gunakan mesin pemanen rumput.
2. Pelataran untuk menjemur rumput dan rak untuk menghamparkan rumput yang akan dikeringkan.
3. Alat pengukur kandungan air hay (Delmhorst digital hay meter andbale sensor).
4. Gudang untuk menyimpan hay.
5. Tali untuk mengikat hay yang sudah kering.
Bahan
1. Rumput yang berbatang halus sehingga mudah dikeringkan.
Kesehatan dan Keselamatan Kerja
· Gunakan jas laboratorium selama bekerja.
· Bekerjalah secara serius dan berhati-hati.
Langkah Kerja
1. Sabit rumput dikebun rumput.
2. Lakukan penimbangan berat rumput.
3. Bila dilakukan pengeringan dengan sinar matahari kerjakan dilantai jemur, jika lantai jemur menggunakan para-para yang mendatar maupun yang miring, hijauan hendaknya dibalik tiap 2 jam. Lama pengeringan tergantung tercapainya kandungan air antara12-20 %
.
4. Bila memakai ‘dryer’, hijauan dimasukkan ke pengering. Lakukan pemotongan dengan panjang yang memadai dengan mesin pengering tersebut. Gunakan suhu pengering 100-250 _C, hentikan bila kandungan air sudah mencapai 12-20 %.
5. Lakukan pengukuran kandungan air hay dengan menggunakan alat pengukur kandungan air (Delmhorst digital hay meter and bale sensor).
6. Ukur suhu gudang tempat penyimpanan hay.
Adapun kriteria hay yang baik :
· Berwarna tetap hijau meskipun ada yang berwarna kekuningkuningan.
· Daun yang rusak tidak banyak, bentuk hijauan masih tetap utuh dan jelas, tidak terlalu kering sebab akan mudah patah.
· Tidak kotor dan tidak berjamur.
source: http://peternakankambingumbansari.bl…uatan-hay.html

Teknologi Pengolahan Jerami Jagung

Pembuatan hay dilakukan dengan dua cara yaitu model hamparan dan model pod. pembuatan hay model hamparan, dengan cara menghamparkan jerami jagung yang sudah dipotong-potong dilapangan terbuka dibawah sinar matahari. setiap hari dilakukan pembalikan berulang-ulang sampai kering baru bisa disimpan dan dapat digunakan pada saat musim paceklik pakan ternak. pembuatan hay dengan model pod diperlukan sedikit tambahan biaya, diperlukan rak sebagai tempat menyimpan jerntami jagung yang telah dijemur selama 1-3 hari. rak tempat menyimpan jerami jagung dapat berbentuk tripod yaitu rak jerami berkaki tiga atau tetrapod (rak dengan kaki 4)pilihan rak mana yang akan dipilih tidak mengikat, pastinya rak dapat digunakan untuk menyimpan jermai jagung selama 3-6 minggu sebelum digunakan sebagai pakan ternak.

Keuntungan pembuatan hay adalah 1) teknologinya sangat sederhana dan mudah untuk diterapkan oleh petani ternak, 2) pada saat panen jagung tersedia jerami jagung yang melimpah dan dapat disimpan, digunakan saat paceklik hijauan pakan ternak.sedangkan kelemahan dari pembuatan haiadalah 1) sangat tergantung dengan keberadaan sinar matahari,2) tidak semua jenis hijauan pakan ternak dapat dibuat hai 3) perlu tenaga kerja untuk pembalikan jerami jagung dan simpan jemur pada saat proses pembuatannya.

pembuatan silase, dilakukan dengan cara jerami jagung dipotong-potong dan dimasukkan kedalam tempat/ruangan yang kedap udara dan dipadatkan untuk disimpan dalam wadah tertentu.menghasilkan silase yang berkualitas baik perlu diperhatikan benar temperatur pembuatan silase berkisar 27-35 derajat celsius dengan hasilnya 1) mempunyai tekstur segar, 2)berwarna kehijau-hijauan, 3) tidak berbau busuk, 4) tidak berjamur, 5) tidak menggumpal dan disukai ternak. prinsip utama pembuatan silase adalah 1) menghentikan pernafasan dan sel-sel tanaman, 2) mengubah karbohidrat menjadi asam laktat melalui proses fermentasi kedap udara, 3) menahan aktifitas enzyme dan bakteri pembusuk. persyaratan lain yang harus dipenuhi oleh peternak yang akan membuat silase adalah harus mempunyai luasan areal yang cukup untuk silo yaitu tempat menyimpan hijauan proses pembuatan silase.idealnya pembuatan silase disesuaikan dengan kebutuhan dengan patokan penggalian lubang setiap 150 meter kubik dapat menampung 150 kg bahan kering hijauan.

Bahan baku silase jerami dapat menggunakan tanaman jagung yang belum panen dan tanaman jagung setelah panen. pembuatan silase pada tanaman jagung yang belum panen, kaya dengan kandungan gizi pakan utamanya zat gula yang akan membantu dalam proses fermentasi dengan kandungan protein mencapai 11-15 per sen dan disukai ternak. bila pilihan bahan baku silase pada tanaman jagung yang masih muda, batang dan daun yang masih hijau untuk pembuatan silase. sedangkan pada pembuatan silase yang menggunakan bahan baku tanaman jagung setelah panen, pilihan jerami jagung yang berwarna hijau mempunyai kandungan serat kasar lebih tinggi dibandingkan dengan jerami warna kuning.

Kwalitas produksi silase jerami jagung mempunyai kandungan gizi pakan mineral kalsium yang rendah dan protein hanya mencapai 8,3 per sen karena itu perlu ditambahkan urea dengan kadar 0,45 persen (4,5kg /ton silase) sebagaimana dianjurkan direktorat pengembangan peternakan, yang akan memberikan peningkatan pada kandungan protein silase jerami jagung dan cukup untuk memenuhi kebutuhan protein sapi potong dan sapi perah. selain penambahan urea sebaiknya pada saat pemberian pakan juga ditambahkan garam sebanyak 50 gr/ekor/hari. proses pembuatan silase jerami jagung dilakukan dengan melayukan jerami jagung selama 2 hari dan dilakukan pemotongan dengan ukuran 3-5cm, selanjutnyaa dilakukan pencampuran jerami jagung dengan bahan-bahan yang diperlukan pembuatan silase. penambahan bahan-bahan pembuatan silase akan mempercepat proses fermentasi, mencegah tumbuhnya jamur dan bakteri pembusuk yang akan meningkatkan tekanan osmosis sel-sel jerami jagung.

Bahan-bahan yang digunakan untuk pembuatan silase ukuran 1 ton hijauan terdiri dari asam organik(asam format, asam sulfat, asm aklorida/asam propionat)4-6 kg, molasses atau tetes 40 kg, garam 30 kg,dedak padi 40 kg,menir 36 kg dan onggok 30 kg. penambahan-bahan dilakukan secara merata keseluruh potongan jerami jagung yang dibuat silase. pencamuran molasses atau tetes sebaiknya dilakukan secara bertahap dengan cara pencampuran secara berlapis bergantian dengan campuran bahan dan jerami jagung yang dipadatkan, pada saat penempatan jerami jagung pada lubang galian tanah yang dikenal sebagai silo dan selanjutnya dilakukan penutupan silo.

Pemdatan jerami jagung dilakukan setelah proses pencasmpuran semua bahan yang diperlukan kecuali molasses/tetes, masukkan potongan jerami jagung dengan cara diinjak-injak sepadat mungkin dalam silo yang sudah diberikan atas lapisan plastik yang menjadi tempat penampungan selama proses pembutan silase. pemberian molasses/tetes dapat dilakukan dengan cara tumpukan padatan jerami jagung dasar ditambahkan molasses/tetes 2 bagian, selanjutnya pada padatan tumpukan lapisan tengah jerami jagung dapat diberikan molasses/tetes 3 bagian kemudian lapisan tengah padatan tumpukan jerami jagung diberikan molasses/tetes 5 bagian. pencampurn molasses/tetes secara bertahap ini akan bercampur merata selanjutnya padatkan kembali dan tutup dengan plastik dan tanah. penggunaan silase sebagai pakan ternak dapat dilakukan setelah 8 minggu proses pembuatan silase, dengan cara pengambilanya bertahap sesuai dengan kebutuhan konsumsi ternak dan segera lakukan penutupan kembali.

 

source: http://www.disnak-jatim.go.id/web/in…mi-Jagung.html

taken from : http://www.kaskus.us/showthread.php?t=5327504

 

*thanks buat ijin dan share-nya bro Okutet :)

My Piggy Veggies Menu

Posted: August 3, 2010 in The Foods

GP adalah  hewan yang membutuhkan sayuran yang bervariasi. Dengan begitu, GP akan tetap excited dengan makanannya dan mendapatkan asupan gizi yang cukup. Sediakan MINIMAL 1/8 bagian paprika, 2 jenis atau lebih sayuran berdaun, dan 1 jenis sayuran yang tidak termasuk sayuran berdaun (seperti wortel, buncis, brokoli, dll). Sayuran yang aman dikonsumsi tiap hari adalah : selada bokor, green/romaine lettuce, butterhead lettuce, red lettuce, cilantro/coriander/daun ketumbar, belgian endive, curly endive, chard swiss (silverbeet), baby carrot, cherry tomato, zucchini, kulit jagung,  paprika hijau dan kuning, radicchio. Jenis sayur yang saya bold adalah sayur-sayur yang sejauh ini pernah saya temukan di supermarket atau pasar. Silahkan kombinasikan sayur-sayuran yang aman diberikan daily dengan sayuran lain yang diselang-seling setiap 3 hari sekali (baca link ini http://www.guineapigcages.com/forum/diet-nutrition/22156-read-me-guinea-pig-nutrition-charts-poisonous-plants-list.html untuk mengetahui sayur-sayur apa saja dan seberapa sering sayur-sayur tersebut dapat diberikan ke GP).  Sayur-sayuran yang mengandung gas, termasuk golongan brassica (sawi-sawian), bayam, dan choy-choyan sebaiknya diberikan dalam porsi yang amat sangat sedikit (atau tidak sama sekali). Kangkung, kol, iceberg lettuce, kentang, raisins, dan pisang tidak disarankan untuk diberikan kepada GP.

Ini adalah salah satu contoh menu yang saya berikan untuk 4 GP saya setiap harinya :

Senin
- 2-3 kuntum selada (dibagi sama rata)
- 4 wortel mini (1 buah per GP)
- 1 kuntum seledri (dibagi sama rata)
- 1 tomat kecil (1/8 – 1/4 bagian per GP)
- 2 helai sawi putih (1/2 helai per GP, sisanya dimasak)* >> daunnya aja
- 1/2 paprika hijau (1/8 bagian per GP)*

Selasa
- 2-3 kuntum selada (dibagi sama rata)
- 1 timun kecil (1-2 slice per GP)
- 1 ikat kecil kemangi (dibagi sama rata)
- 8 buncis mini (2 batang per GP)*
- 2 helai sawi hijau (1/2 helai besar per GP, sisanya dimasak)*
- 1/2 paprika hijau (1/8 bagian per GP) *

Rabu
- 2-3 kuntum selada (dibagi sama rata)
- 4 wortel mini (1 buah per GP)
- 1 kuntum seledri (dibagi sama rata)
- 1 tomat kecil (1/8 – 1/4 bagian per GP)
- 2 kulit jagung (dibagi sama rata)
- 1/2 paprika hijau (1/8 bagian per GP)*

Kamis
- 2-3 kuntum selada (dibagi sama rata)
- 4 wortel mini (1 buah per GP)
- 1 kuntum pak choi (1-2 helai sedang per GP, sisanya dimasak)*
- 8 buncis mini (2 batang per GP)
- 2 kulit jagung (dibagi sama rata)
- 1/2 paprika hijau (1/8 bagian per GP)*

Jumat
- 2 kuntum selada (dibagi sama rata)
- 1 timun kecil (1-2 slice per GP)
- 1 kuntum seledri (dibagi sama rata)
- 1 tomat kecil (1/8-1/4 bagian per GP)
- 2 helai sawi putih (1/2 helai besar per GP, sisanya dimasak)* >> daunnya aja
- 1/2 paprika hijau (1/8 bagian per GP)*

Sabtu
- 2 kuntum selada (dibagi sama rata)
- 4 wortel mini (1 buah per GP)
- 1 ikat kecil kemangi (dibagi sama rata)
- 8 buncis mini (2 batang per GP)*
- 1 sawi hijau (2 helai besar per GP, sisanya dimasak)* >> daunnya aja
- 1/2 paprika hijau (1/8 bagian per GP)*

Minggu
- 2 kuntum selada (dibagi sama rata)
- 1 timun kecil (1-2 slice per GP)
- 1 kuntum seledri (dibagi sama rata)
- 8 buncis mini (2 batang per GP)*
- 2 kulit jagung (dibagi sama rata)
- 1/2 paprika hijau (1/8 bagian per GP)*

* mengandung gas, sebaiknya diberikan dalam porsi yang kecil atau tidak diberikan sama sekali  dan digantikan dengan sayur yang lain (kecuali paprika!)

Contoh menu dari Sis Bonibong :

**SENIN**
-Selada 6-10 lembar.
-3 Kulit Jagung kira2 lebarnya 5 cm.
-5 batang Daun Ketumbar (kira2 aja sih biasanya ga pernah ngitung jumlah batangnya )
-5 batang daun mint (kira2 juga)
-2 wortel mini
-1 lembar sawi putih

**SELASA**
-Selada 6-10 lembar.
-3 Kulit Jagung kira2 lebarnya 5 cm.
-5 batang Daun Ketumbar
-3 tangkai daun kemangi (kira2 juga)
-4 slice timun 1 cm.

**RABU**
-Selada 6-10 lembar.
-3 Kulit Jagung kira2 lebarnya 5 cm.
-5 batang Daun Ketumbar
-3 tangkai seledri (kira2 juga)
-2 jagung acar
-1 lembar pakchoy

**KAMIS**
-Selada 6-10 lembar.
-3 Kulit Jagung kira2 lebarnya 5 cm.
-5 batang Daun Ketumbar
-5 batang daun mint.
-2 wortel mini

**JUMAT**
-Selada 6-10 lembar.
-3 Kulit Jagung kira2 lebarnya 5 cm.
-5 batang Daun Ketumbar
-3 tangkai daun kemangi
-4 slice timun 1 cm.
-1 lembar sawi hijau

**SABTU**
-Selada 6-10 lembar.
-3 Kulit Jagung kira2 lebarnya 5 cm.
-5 batang Daun Ketumbar
-3 tangkai seledri
-2 jagung acar

**MINGGU**
-Selada 6-10 lembar.
-3 Kulit Jagung kira2 lebarnya 5 cm.
-5 batang Daun Ketumbar
-5 batang daun mint.
-2 wortel mini

Vitamin C dari Vitamin C IPI setiap hari.
Vitagel dikasi dikiiit banget cuman buat kamuflase/jebakan biar Cimo Cowpil mau makan Vitamin C IPI nya. 
Jadwal makan:
Pagi 07.00-18.00 Sayur + Hay + Vitamin C
Malam 18.00-07.00 Pelet + Hay

Contoh menu interaktif dari sis Kunang Kunang (plus biodata GPnya yang narsis kaya mamanya :D):

 

Contoh menu dari sis Achel :

MENU MAKANAN GUINEA PIG BAGI PEKERJA/PEMILIK SIBUK
07:00

  1. 2 -3 batang selada (sumpeh ga ngintungin berapa lembar)
  2. 1 buah wortel (iris kecil-kecil)
  3. Sejumput kecil daun kemangi (ini kedoyanan mereka)
  4. 1 buah timun (iris kecil-kecil)
  5. 2-3 Jagung acar
  6. 1 genggam pelet atau pastiin PELETNYA lumayan banyak krn ketika sayur habis, inilah makanan mereka (I use Oxbow)
  7. Hay secukupnya ;P
  8. 1 Syringe vitamin (I use Curcuma Plus/Vit C syrup for children)

22:00 (atau kalau anak kreatif biasanya subuh2)

  1. 1-2 batang selada
  2. 1/2 buah wortel (iris kecil-kecil)
  3. 1 buah timun (iris kecil-kecil)
  4. Pelet secukupnya
  5. Hay secukupnya ;P
  6. 1 Syringe vitamin (I use Vitagel for night)

Untuk variasi setiap hari, aku biasanya main di variasi Sayur Utama:

  1. Selada Keriting
  2. Selada Ayam Goreng (ga tahu apa namanya tapi ini lebih murah)
  3. Sayur bayam/Kangkung (1 mg 1x aja makan dengan takaran sedikit dan variasi)
  4. Mini PackChoy (My GP don’t like it much dan biasanya ini aku gunain kalo mau maksa mereka makan PELET ;P)
  5. Head Lettuce ( ini aku gunain kalo terdesak)
    dan
  6. TOMAT (give them half slice aja dipotong kecil2 they love it)
  7. JAGUNG MANIS (kasih 1/2 aja dipotong kaya jagung sayur asem)

*Sayur hanya bertahan 1 hari tanpa kulkas. Kalau aku setiap malam aku beli sayur di AlfaMidi (They have enough variations and I don’t have any other choices since it always late at night) Sayurnya untuk makan malam dan makan pagi harus habis. Nanti mengulang terus hari berikutnya 

For info:
Menu di atas adalah untuk 2 GP dewasa.
GP ku tidak bisa minum dari botol. Jadi sayur+wortel+timun adalah minuman mereka and to keep them Hydrated  Aku pastiin wortel dan timun cukup di kandang karena aku ga akan ada disana seharian

Hope it helps


 

 

Untuk contoh menu lainnya bisa dilihat disini :

http://www.guineapigcages.com/forum/diet-nutrition/24770-sample-veggie-menus.html